Tabungan Orang Kaya Tumbuh Tinggi, Kelas Menengah Seret

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Jumat, 23/01/2026 17:40 WIB
Foto: Sejumlah karyawan melewati jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (29/11/2022). Kepala Disnakertrans provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah mengungkapkan kenaikan UMP 2023 DKI Jakarta sebesar 5,6% ke Rp 4.901.798. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Jumlah tabungan orang kaya tercatat meningkat di saat tabungan kelas menengah bawah seret. Hal itu diungkapkan oleh laporan terbaru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba memaparkan bahwa simpanan di bank umum nominal di atas Rp5 miliar tumbuh 22,76% secara tahunan pada Desember 2025.

Menurutnya, pertumbuhan itu tak terlepas dari kebijakan penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan di bank pelat merah dan daerah.


"Ini mungkin akan juga dipengaruhi dikontribusi adanya penempatan dana SAL pemerintah itu mungkin presentasinya cukup tinggi jadinya," ucap Ferdinan saat Konferensi Pers Penetapan TBP LPS, di Kantor Pusat LPS, Pacific Century Place, Kamis (22/1/2026) malam.

Sementara itu, tabungan dengan nominal Rp1 juta-Rp100 juta hanya tumbuh 3,43% secara tahuna pada Desember 2025.

"Perkembangan untuk yang di bawah Rp100 juta ini pertumbuhannya year on year itu 3,43%. Jadi memang kalau dilihat dari pertumbuhan total memang dia tidak terlalu lebih rendah tapi dia tumbuh," ungkap Ferdinan.

Ia menjelaskan tabungan kelas menengah bawah biasanya baru mengalami kenaikan di hari-hari besar yang disertai pemberian tunjangan.

"Dari pengamatan kami yang terutama itu kenaikannya ada beberapa antara lain disebabkan itu yang ada hari-hari besar ya biasanya yang disertai dengan tunjangan-tunjangan itu yang dominan, yang menaikkan [tabungan] yang di bawah Rp100 juta," tukas Ferdinan.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Uang Kartal BI Naik 12,09%, Transaksi Digital Tetap Melaju