CLOSE AD
MARKET DATA

Emiten Perikanan RI Ini Mau Diakuisisi, Intip Calon Pemilik Barunya

ayh,  CNBC Indonesia
23 January 2026 13:35
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perikanan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) bakal punya pengendali baru. Hal Itu menyusul negosiasi antara Pandawa Putra Investama (PPI) dengan Rama Indonesia.

Pandawa Investama sendiri bertindak sebagai pengendali lama, dan Rama Indonesia sebagai calon pengendali baru. Menurut rencana, Rama Indonesia akan mengakuisisi 59,24 persen saham dari modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan. Saham sebanyak itu, akan dibeli oleh Rama Indonesia dari Pandawa Investama.

"Setelah transaksi, Rama Indonesia menjadi pengendali baru perseroan," tegas Fransisda Marga Saputra, Direktur Rama Indonesia, seperti dikutip Jumat (23/1/2026).

Rencana pengambilalihan, dan penyelesaian transaksi dilakukan secara langsung antara Rama Indonesia dengan Pandawa Investama. Adapun materi negosiasi masih didiskusikan antara lain mengenai nilai final rencana pengambilalihan, dan waktu penyelesaian akuisisi. Saat ini, Rama Indonesia tidak memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, saham yang diterbitkan perseroan.

"Tujuan rencana pengambilalihan adalah untuk investasi dari rencana pengembangan, dan ekspansi bisnis grup," lanjut Fransisda.

Setelah transaksi, sebagai pengendali baru perseroan, Rama Indonesia akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai ketentuan Peraturan OJK No. 9/2018. Pelaksanaan akuisisi maupun penawaran tender wajib akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan berlaku, termasuk ketentuan bidang pasar modal.

Rama Indonesia menekuni bidang jasa penyediaan, dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) alias outsourcing. Rama Indonesia beralamat di Jalan Agung Timur I I Blok 04 Nomor 9-11, Gunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta.

(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: IHSG Pertahankan Level 8.400, Saham Mana Yang Jadi Incaran?


Most Popular
Features