MARKET DATA

BI: Pertumbuhan Kredit Sepanjang 2025 9,69%, Permintaan Masih Jadi PR

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
21 January 2026 16:25
Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNCB Indonesia — Bank Indonesia mengumumkan kredit bank sepanjang 2025 tumbuh 9,69% secara tahunan (yoy). 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan angka tersebut berada pada kisaran target, yakni 8%-11%. Dia melanjutkan bahwa pertumbuhan didorong oleh segmen kredit investasi yang naik 21,06% yoy. Pada periode yang sama, kredit modal kerja hanya naik 4,52% yoy dan kredit konsumsi 6,58% yoy. 

Pertumbuhan kredit juga didorong oleh minat perbankan yang masih terbilang baik dalam mendorong penyaluran dana. Hal ini terlihat dari syarat kredit yang semakin longgar, kecuali untuk segmen UMKM dan konsumsi karena tengah memiliki risiko tinggi. 

"Sementara dari sisi permintaan pelaku usaha perlu didorong ekspansi usaha dengan memanfaatkan undisbursed loan pada Desember 2025 yang mencapai Rp 2.439,2 triliun atau 22,12% dari plafon kredit yang tersedia," kata Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (21/1/2026).

Selanjutnya, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit akan mencapai 8%-12% yoy pada 2026. BI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk mendorong laju kredit. 

Adapun data BI juga menunjukkan rasio permodalan (CAR) bank per November 2025 mencapai 26,05%. "Tergolong kuat menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit," katanya.  

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BRI, Mandiri, BNI, BSI, & BTN Buka Suara Disuntik Rp200 T dari Purbaya


Most Popular
Features