Baru Awal 2026, BI Sudah Borong SBN Pemerintah Rp 23,69 T

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 21/01/2026 14:31 WIB
Foto: Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Januari 2026 dengan Cakupan Triwulanan. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, pada awal tahu ini BI telah membeli Surat Berharga Negara atau SBN senilai Rp 23,69 triliun.

"BI membeli SBN sebagai sinergi moneter dan fiskal Rp 23,69 triliun hingga 20 Januari 2026," kata Perry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI, Rabu (21/1/2026).


Perry mengatakan, keputusan untuk terus membeli SBN itu dilakukan sebagai bagian dari langkah otoritas moneter untuk ekspansi likuiditas.

Ekspansi likuiditas juga dilakukan melalui kebijakan penurunan volume penerbitan SRBI, hingga kini besaran outstandingnya hanya menjadi sebesar Rp 730,9 triliun, dari posisi awal 2025 mencapai Rp 916,97 triliun.

"Ekspansi likuiditas rupiah melalui penurunan SRBI dari Rp 916,97 triliun pada awal 2025 menjadi Rp 730,9 triliun pada akhir 2025," ucap Perry.


(arj/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan di 4,75% di RDG BI Januari