Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok 8 Emiten Ini

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Rabu, 21/01/2026 10:35 WIB
Foto: Layar menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham 8 emiten karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Langkah tersebut dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, khususnya bagi pemegang sahamnya.

Adapun delapan emiten tersebut antara lain, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan Waran Seri I PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK-W), dan PT Indospring Tbk (INDS).


Selain itu, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), serta PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) dan Waran Seri II PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA-W).

Suspensi tersebut dilakukan pada tanggal 21 Januari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai, mulai sesi I perdagangan pagi ini. Sedangkan untuk suspensi waran dilakukan di seluruh pasar.

"Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," tulis manajemen BEI melalui keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026).

Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: IHSG Masih Bertaji Tapi Rupiah Anjlok Dekati Rp 17.000 per USD