CNBC Indonesia Exclusive

Video: Asing Cermati Defisit APBN Nyaris 3%,Rupiah Masih Dalam Tekanan

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Senin, 19/01/2026 11:32 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur PT Panin Asset Management, Rudiyanto memproyeksi Bank Indonesia masih akan menahan level suku bunga acuan 4,75% dalam RDG BI Januari 2026 mengingat kondisi nilai tukar Rupiah yang masih dalam tren pelemahan.

Menimbang kondisi ekonomi dan inflasi yang berada di 3%, BI masih berpeluang untuk memangkas BI Rate hingga ke level 4-4,25% di tahun 2026 atau turun sebanyak 1-2 kali lagi.

Namun demikian persoalan nilai tukar Rupiah yang masih dalam tekanan menjadi sentimen yang mempengaruhi kebijakan BI. Selain itu pengelolaan APBN yang cenderung agresif dengan defisit yang nyaris 3% membuat asing wait & see untuk kembali masuk, akibatnya saat Dolar AS melemah maka Rupiah tidak dapat memanfaatkan momentum untuk menguat.

Seperti apa market maker melihat arah kebijakan Rupiah? bagaimana dampaknya ke kebijakan suku bunga BI? Selengkapnya simak ulasan Andi Shalini dengan Direktur PT Panin Asset Management, Rudiyanto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 12/01/2026)