MARKET DATA

Diam-Diam Asing Koleksi Saham Emas RI, Ini Daftarnya

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
15 January 2026 07:00
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing terpantau kembali melakukan aksi pembelian jumbo sebesar Rp1,16 triliun di seluruh pasar, Rabu (14/1/2026). Perinciannya, sebesar Rp1,10 triliun di pasar reguler dan sebesar Rp63,36 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Emiten komoditas, khususnya emas menjadi incaran asing. Archi Indonesia (ARCI) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yakni Rp 376,4 miliar. Lalu diikuti oleh Vale Indonesia (INCO) yang membukukan net buy Rp 212,94 miliar dan Antam (ANTM) Rp 187,99 miliar. 

Hal tersebut seiring dengan harga emas yang memasuki level bersejarah baru yakni menembus US$4.600 per troy ons sementara perak mencapai puncak baru.

Lonjakan harga dipicu aksi investor yang berbondong-bondong masuk ke aset safe haven setelah ketidakpastian meningkat terkait penyelidikan pidana pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.

Selain itu saham-saham komoditas nikel lain seperti Timah (TINS), Merdeka Battery Materials (MBMA). Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin:  

  1. PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) - Rp376,40 miliar
  2. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp212,94 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp187,99 miliar
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp94,43 miliar
  5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp93,19 miliar
  6. PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp84,43 miliar
  7. PT Timah Tbk. (TINS) - Rp82,30 miliar
  8. PT J Resources Asia Pacific Tbk. (PSAB) - Rp75,00 miliar
  9. PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) - Rp60,77 miliar
  10. PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) - Rp58,37 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level resistance 9.000. Pada akhir perdagangan sesi kedua, indeks melesat 0,94% atau menguat 84,28 poin ke level 9.032,58.

Ini merupakan rekor harga penutupan perdagangan tertinggi IHSG dan untuk pertama kalinya berhasil ditutup di atas level psikologi 9.000.

Sebanyak 440 saham naik, 240 turun, dan 128 stagnan. Nilai transaksi terbilang ramai, mencapai Rp 29,30 triliun, melibatkan 64,37 miliar saham dalam 3,43 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kini menyentuh level Rp 16.459 triliun atau nyaris mencapai US$ 1 miliar.

Tercatat ada enam saham yang ramai diserbu dan menjadi incaran investor hari ini, yakni Bumi Resources (BUMI), Aneka Tambang (ANTM), GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), Merdeka Battery Materials (MBMA), Archi Indonesia (ARCI) dan Darma Henwa (DEWA). Transaksi di lima saham tersebut secara total mencapai Rp 12 triliun atau merepresentasikan lebih dari dua pertiga total nilai perdagangan hari ini.

BUMI, ANTM dan GOTO kompak menguat pada sesi pertama hari ini seiring dengan aksi beli investor. BUMI tercatat naik 2,96% ke level 418 dan ANTM 5,93% ke level 4.110 dan GOTO naik 5,97% ke Rp 71 per saham.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Net Buy Jumbo! Investor Asing Masuk Rp2,38 Triliun ke Bursa RI


Most Popular
Features