Permata Bank (BNLI) Optimis Kredit Konsumer Naik 10% Tahun Ini

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Rabu, 14/01/2026 21:00 WIB
Foto: Permata Bank. (Dok. Permata Bank)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Permata Tbk. (BNLI) atau Permata Bank optimis kredit konsumer tahun ini akan bertumbuh sekitar 10% di tahun 2026. Hal ini didorong oleh sudah menurunnya suku bunga acuan serta faktor daya beli masyarakat yang tidak memengaruhi nasabah Permata Bank.

Division Head Consumer Lending Permata Bank, Haryanto menyebut pendorongnya adalah bisnis kartu kredit dan personal loan juga. Kemudian, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) diyakini dapat bertumbuh lebih baik dari tahun lalu.


"Untuk dari sisi layanan dan lain sebagainya, secara umum kami merasa dan menilai bahwa tahun ini seharusnya lebih baik dari tahun lalu secara umum," kata Haryanto saat ditemui di World Trade Centre 3, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Salah satu upaya untuk mendorong kredit konsumer, Permata Bank mendorong kredit di segmen pariwisata. Seperti dengan mengadakan Travel Fair fase 2026 dengan Japan Airlines, guna menangkap peluang dari tren peningkatan wisatawan Indonesia pergi ke Jepang.

Travel fair ini menghadirkan berbagai penawaran menarik mulai dari harga khusus tiket pesawat, cashback hingga Rp2 juta, cicilan 0% hingga 12 bulan, hingga beragam diskon untuk pembelian tiket pesawat hingga Rp14 juta dan diskon untuk paket akomodasi perjalanan wisata.

Haryanto menargetkan transaksi kartu kredit Permata Bank dari travel fair ini dapat meningkat kurang lebih 20%.

Meskipun daya beli masyarakat masih menurun, dampaknya terhadap Permata Bank tidak besar. Sebab, nasabah Permata Bank kebanyakan merupakan kelas menengah atas.

"Kalau untuk pelemahan daya beli di masyarakat karena segmen kami itu relatively menengah ke atas, itu kami less impacted lah ya, ketimbang untuk secara general yang ada di masyarakat," ujar Haryanto.

Di samping itu, ia mengatakan kredit segmen pengusaha dan usaha kecil menengah (UKM) di Permata Bank juga dapat tumbuh lebih baik tahun ini. Haryanto mengatakan pihaknya mendorong segmen tersebut dengan menyediakan berbagai layanan transaksi untuk kebutuhan usaha.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Orang RI Doyan Transaksi QRIS Cs, Payment Gateway Panen Cuan