Internasional

Breaking: Emas-Perak 'Meledak' Usai Bos The Fed Diselidiki Kejaksaan

sef, CNBC Indonesia
Senin, 12/01/2026 16:09 WIB
Foto: REUTERS/Elizabeth Frantz

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dan perak melonjak ke rekor tertinggi setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menargetkan bank sentral Federal Reserve (The Fed) dalam penyelidikan. Ini memicu kekhawatiran atas independensi bank tersebut dan meningkatkan permintaan aset safe haven.

Harga emas melonjak mendekati US$4.600 per ons dan perak mendekati US$85 untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Ketua Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa potensi dakwaan pidana adalah bagian dari kampanye tekanan Presiden Donald Trump terhadap keputusan kebijakan moneter.


Dalam sebuah video pernyataan yang diunggah ke X resmi The Fed, Kejaksaan AS melakukan penyelidikan terkait proyek renovasi kantor pusat bank sentral AS di Washington DC senilai US$2,5 miliar (sekitar Rp39,5 triliun), yang diangka pertama di Senat AS. Usia gedung itu sendiri sudah 80-an tahun.

Trump berulang kali mengecam Powell sejak kembali menjabat presiden pada Januari 2025, karena The Fed dinilai lambat memangkas suku bunga. Dalam wawancara dengan NBC News, Trump mengklaim ia tidak mengetahui detail penyelidikan tersebut namun, ujarnya Powell memang tak bagus memimpin The Fed.


(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Deretan Logam Paling Cuan di 2025, Harganya "To The Moon"!