Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Perdagangan 6 Emiten Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham 6 emiten karena telah terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Sejumlah saham yang dikenakan suspensi antara lain, PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) dan dan Waran Seri I PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM-W), PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO).
Mengutip keterbukaan informasi BEI, suspensi tersebut berlaku mulai sesi I perdagangan pada tanggal 8 Januari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai.
Manajemen BEI menyebut, langkah ini dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, khususnya bagi pemegang saham 6 emiten tersebut.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tulis manajemen BEI, Kamis (8/1/2026).
Tujuan pemberlakuan suspensi untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.
Dalam sebulan terakhir, saham BBSS melejit 79%, saham FIRE terbang 163%, saham BIPI melesat 97%, saham GRPM lompat 100%, saham SIPD terapresiasi 78% dan saham ARKO meroket 129%.
(fsd/fsd)