BTN Gelar RUPSLB Besok, Ada Agenda Rombak Pengurus
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) besok akan menggelar pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (7/1/2026). RUPSLB akan digelar secara fisik di Menara BTN, Jakarta Pusat, serta secara elektronik melalui platform eASY.KSEI.
Awalnya, rapat itu direncanakan pada 22 Desember 2025. Selain perubahan waktu pelaksanaan, BTN juga menambahkan mata acara rapat. Salah satu agenda utama adalah perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN) Nomor 16 Tahun 2025.
"Sehubungan dengan telah diterbitkannya UU BUMN Nomor 16 Tahun 2025, BUMN perlu segera melakukan perubahan Anggaran Dasar untuk menyesuaikan ketentuan tersebut," tulis manajemen BTN dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (17/12/2025).
Agenda kedua yang akan dimintakan persetujuan pemegang saham adalah pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026. Usulan ini diajukan oleh Badan Pengelola BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna guna meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan atas persetujuan RKAP.
Selain itu, RUPSLB juga akan membahas perubahan susunan pengurus perseroan, baik direksi maupun dewan komisaris. Penambahan mata acara ini diusulkan oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna berdasarkan surat Badan Pengelola BUMN tertanggal 16 Desember 2025.
BTN menyampaikan, anggota direksi dan/atau dewan komisaris akan diangkat dan diberhentikan melalui keputusan RUPSLB dengan persetujuan pemegang saham Seri A Dwiwarna sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Pemegang saham yang berhak menghadiri RUPSLB adalah mereka yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 15 Desember 2025 hingga pukul 16.15 WIB.
Untuk diketahui, bank-bank pelat merah lainnya telah selesai menggelar RUPSLB pada akhir tahun lalu. Para bank himpunan bank milik negara (Himbara) juga telah melakukan perombakan pengurus, terkecuali PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS).
RUPSLB PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). pada 17 Desember 2025 telah mengganti lima posisi di kursi direksi, termasuk wakil direktur utama. Kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah mengganti tiga jajaran komisaris termasuk komisaris utama pada RUPSLB 19 Desember 2025.
(fsd/fsd)[Gambas:Video CNBC]