01:33
Video: Berhemat, Warga AS Pangkas Belanja Black Friday- Cyber Monday
Jakarta, CNBC Indonesia- Perburuan diskon di musim Black Friday 2025 diwarnai dengan sentimen konsumen Amerika Serikat yang sangat berhati-hati mengurangi pengeluaran.
Survei Deloitte mencatat Konsumen AS berencana untuk mengurangi pengeluaran mereka selama acara belanja Black Friday-Cyber Monday untuk pertama kalinya dalam empat tahun, menurut survei Deloitte. Meski demikian proporsi konsumen AS yang berencana berbelanja selama pekan belanja Black Friday-Cyber Monday lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
Menurut survei tersebut, pembeli berencana untuk menghabiskan rata-rata USD 622 dolar AS atau turun 4% dari tahun lalu sekaligus mengurangi pengeluaran akibat biaya hidup yang lebih tinggi dan kendala keuangan.
Di sisi lain Para peritel juga bergulat dengan berbagai hambatan, termasuk tarif, kenaikan biaya rantai pasokan, pengetatan anggaran konsumen, dan perlunya manajemen inventaris yang lebih ketat. Akibatnya, diskon keseluruhan musim belanja ini diperkirakan akan sedikit lebih lemah dibandingkan tahun lalu.