Breaking News: Rupiah Jeblok, Tembus ke Atas Rp 15.000/US$!

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
06 February 2023 09:08
Petugas menghitung uang  dolar di tempat penukaran uang Dolarindo, Melawai, Blok M, Jakarta, Senin, (7/11/ 2022) Foto: Ilustrasi Dolar dan Rupiah. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah langsung jeblok melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (6/2/2022), hingga menyentuh kembali level Rp 15.000/US$.

Depresiasi kemudian bertambah menjadi 1% ke Rp 15.040/US$ pada pukul 9:03 WIB, berdasarkan data Refintiv.

Tanda-tanda rupiah bakal terpuruk sudah terlihat sejak Jumat malam pekan lalu. Indeks dolar AS kala itu melesat setelah rilis data tenaga kerja.

Secara mengejutkan perekonomian Paman Sam mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 517 ribu orang sepanjang Januari, berdasarkan data dari Departemen Tenaga Kerja AS. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi di atas survei Reuters sebanyak 185 ribu orang.

Kemudian, tingkat pengangguran yang diprediksi naik menjadi 3,6% malah turun menjadi 3,4%. Rata-rata upah per jam masih tumbuh 4,4% year-on-year, lebih tinggi dari prediksi 4,3%.

Dalam kondisi normal pasar tenaga kerja yang kuat, tingkat pengangguran yang turun, serta rata-rata upah per jam yang naik cukup tinggi adalah kabar baik. Tetapi dalam kondisi saat ini itu menjadi berita buruk.

Pasar tenaga kerja yang kuat, begitu juga dengan rata-rata upah berisiko membuat inflasi semakin sulit turun ke target bank sentral AS (The Fed) sebesar 2%. Artinya ada risiko The Fed kembali akan agresif menaikkan suku bunga, dan suku bunga tinggi ditahan lebih lama lagi.

Untuk diketahui, pasar saat ini melihat puncak suku bunga The Fed di kisaran 4,75% - 5%, artinya akan naik 25 basis poin lagi dari level saat ini. Selain itu, The Fed juga diperkirakan akan memangkas suku bunganya di akhir tahun nanti.

Tetapi, dengan rilis data pasar tenaga kerja yang masih kuat, harapan tersebut mulai terkikis.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terkapar Lawan Dolar AS, Rupiah Dekati Level Rp 15.600/USD


(pap/pap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading