Foto: Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah kabar pasar mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Kabar itu pula yang juga menjadi salah satu dasar pengambilan keputusan investasi para investor.
Berikut, kabar pasar yang telah dirangkum tim CNBC Indonesia untuk perdagangan hari ini, Jumat (16/12/2022).
Saham perusahaan batu bara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) masuk sebagai salah satu saham teraktif, Kamis (15/12/2022).
Itu tercermin dari frekuensi saham PTBA yang sebesar 7.493 kali. Volume transaksi sebesar 10,93 juta saham dengan nilai transaksi Rp 41,51 miliar.
Sejalan dengan pergerakan tersebut, saham PTBA hari ini naik 0,26% atau setara 10 poin ke level Rp 3.800 per saham. Meski tipis, namun saham PTBA telah mengakumulasi kenaikan 2,70% selama satu pekan terakhir.
Saham PT VENTENY Fortuna International Tbk telah resmi tercatat dan diperdagangkan di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham VTNY pada Kamis (15/12/2022).
Melalui aksi Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), Perseroan telah menawarkan 939.779.100 lembar saham atau setara dengan 15% dari modal disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham, dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp 338.32 miliar.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah menetapkan harga pelaksanaan rights issue. Berdasarkan prospektus, Kamis (15/12/2022), harga dipatok di level Rp 1.200 per saham.
BBTN bakal melepas sebanyak-banyaknya 3,44 miliar saham seri B atau setara 24,54% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Artinya, BBTN bakal meraup dana segar Rp 4,13 triliun melalui aksi korporasi dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ini.
PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan melaksanakan penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan 2,4 miliar saham baru.
Dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham dan harga pelaksanaan Rp 2.080, dana yang dapat diperoleh perseroan setelah PMHMETD III ini mencapai Rp 4,99 triliun dengan jumlah lembar saham setara dengan 18,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan pasca PMHMETD III.
Perusahaan batu bara milik Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masuk bisnis kesehatan.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (15/12/2022), manuver itu diawali dengan penambahan modal untuk dua entitas anak DSSA. Keduanya adalah, PT Dalligent Solusi Indonesia dan PT Kupu Era Medika.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali menyampaikan perubahan kepemilikan saham, usai dua direksi memborong saham emiten perbankan milik BUMN, kini kembali direksi memborong saham.
Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin baru saja memborong saham sebanyak 20.200 lembar saham dengan harga per saham sebesar Rp 9.950 sehingga kocek yang dirogoh Ahmad sebanyak Rp 201 juta.