Erick Buka Opsi Argo Parahyangan Jadi Kereta Barang, Simak!

Market - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
05 December 2022 17:55
Menteri BUMN Erick Thohir rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI (Tangkapan Layar Youtube) Foto: Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin (5/12/2022). (Tangkapan Layar Youtube Komisi VI DPR)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan nasib kereta api Argo Parahyangan yang disebut-sebut akan 'disuntik mati' apabila Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) beroperasi tahun depan.



Ditemui seusai rapat kerja dengan Komisi VI di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2022), Erick menjelaskan kalau kebijakan terkait perkeretaapian berada di tangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Namun demikian, Erick memastikan memiliki kesamaan dengan Budi mendorong ekosistem logistik secara menyeluruh di Jawa Barat.

"Kita sering sekali mengambil kebijakan sendiri-sendiri. Itu yang saya tekankan beberapa kali bahwa hasil sinkronisasi kami dengan Kemenhub kan salah satunya Bandara Kertajati dijadikan airport untuk kargo. Walaupun pemegang sahamnya mayoritas bukan BUMN lho," katana.

"Kadang-kadang sempat dipikir Kertajati itu BUMN, sebenarnya kan pemerintah daerah 80% atau 70%, kita cuma minoritas. Tapi jangan berpikir ini pemerintah dan pusat, tapi karena Kertajati sudah, itu menjadi kargo. karena di dekat situ sudah ada Patimban dan tembus jalan tol."

Pendiri Mahaka Media itu tidak menutup kemungkinan kalau ada perubahan fungsi dari pada Argo Parahyangan.

"Nah, untuk kereta, kan bisa juga jadi kereta barang. Karena Indonesia tidak punya kereta barang. Lalu, untuk penumpangnya, bisa pakai kereta cepat. Sinkronisasi ini yang memang harus dijalankan seperti pertanyaan bahan pokok tadi," ujarnya.

"Kita atasi, asal tugasnya mana, Bulog apa, pendanaannya di-back up atau tidak, tapi tidak bisa pakai dana bank. Sama juga soal Argo Parahyangan, ya sama sinkronisasi dengan Kemenhub seperti apa," lanjutnya.

Erick tidak menampik kalau masyarakat menginginkan jasa perkeretaapian lebih murah.

"Ya pasti. Tapi kan nanti bisa harga yang berbeda, kalau kereta cepat bisa Rp 250.000 dan kereta Argo Parahyangan Rp 150.000. Mungkin bisa aja kelas-kelasnya. Bukan saya di kebijakannya, ada di Kemenhub," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Erick Minta Tambahan Rp7,88 Triliun dari DPR, Demi BUMN Mana?


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading