Valid, Ini Pilihan Saham Yang Bakal 'Cuan' Hari Ini

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
05 December 2022 07:36
Karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut  jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53% dari 7,48 juta di akhir tahun 2021 menjadi 10 juta pada 3 November 2022. Secara komposisi umur sebesar 60% didominasi oleh investor di bawah 30 tahun. Tidak berhenti di situ, investor juga didominasi oleh lulusan SMA ke bawah. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut  jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53% dari 7,48 juta di akhir tahun 2021 menjadi 10 juta pada 3 November 2022. Secara komposisi umur sebesar 60% didominasi oleh investor di bawah 30 tahun. Tidak berhenti di situ, investor juga didominasi oleh lulusan SMA ke bawah. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham Indonesia selama sepekan lalu mayoritas ditutup positif. Peningkatan tertinggi selama sepekan terjadi pada rata-rata volume transaksi bursa sebesar 75,18% menjadi 31,506 miliar saham dari 17,985 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian bursa meningkat 68,46% menjadi Rp 17,522 triliun dari Rp 10,401 triliun pada sepekan sebelumnya. Peningkatan turut terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian bursa, yaitu sebesar 13,36% menjadi 1.205.337 transaksi selama sepekan dari 1.063.305 transaksi pada sepekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar Bursa juga mengalami kenaikan 0,30% menjadi Rp 9.512,969 triliun dari Rp 9.484,633 triliun pada pekan sebelumnya. Namun, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan 0,48% menjadi berapa pada level 7.019,639 dari 7.053,150 pada pekan sebelumnya.

Simak prediksi IHSG beserta rekomendasi saham pilihan dari para broker untuk perdagangan Senin (5/12/2022).

Yugen Bertumbuh Sekuritas

Perkembangan pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajar, meskipun capital inflow secara year to date yang masih menunjukkan minat investor asing yang masih cukup tinggi terhadap pasar modal Indonesia.

Namun masih minimnya sentimen yang dapat mendorong kenaikan IHSG cenderung membuat IHSG bergerak sideways. Sedangkan momentum tekanan masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.

IHSG di awal pekan ini diperkirakan akan bergerak dikisaran 6.836 hingga 7.123.

Rekomendasi Saham :

- BMRI
- SMGR
- BBNI
- TLKM
- GGRM
- AKRA
- CTRA

Pilarmas Investindo Sekuritas

Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas pada rentang 6.969 - 7.075.

Rekomendasi Saham :

- AKRA
- INCO
- INDF

Phintraco Sekuritas

IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada resistance 7.100, pivot 7.050, dan support 6.980. Indeks-indeks Wall Street mencatatkan intraday rebound setelah mencerna bahwa data tersebut diyakini tidak akan merubah rencana pengurangan kenaikan The Fed Rate pada Desember 2022.

Dari dalam negeri, penguatan nilai tukar Rupiah diperkirakan masih berlanjut dipengaruhi rencana The Fed untuk mengurangi kenaikan suku bunga acuan di Desember 2022.

Rekomendasi Saham :

- ASII
- BSDE
- APLN
- TINS

PT Binaartha Sekuritas

IHSG diperkirakan bergerak rebound, karena chart harian masih ditutup di atas Fibonacci Retracement 85,4% dari Wave i menurut skenario alternatif. Saat ini IHSG memiliki support di level 6.955, 6.937 dan 6.892, sementara itu level resistance-nya di posisi 7.100, 7.128-7.137 dan 7.200.

Rekomendasi Saham :

- ADRO
- ASII
- EMTK
- INDF
- INKP


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

IHSG Masuk Konsolidasi, Ini Menu Pilihan Saham Awal Pekan


(rob/ayh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading