Bukan Cuma di RI, PHK Karyawan Juga Untuk GOTO Luar Negeri

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
18 November 2022 15:30
Gojek Foto: dok Gojek

Jakarta, CNBC Indonesia - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memutuskan untuk melakukan perampingan karyawan. Jumlahnya sebesar 1.300 karyawan atau setara sekitar 12% dari total karyawan perusahaan.

Efisiensi tersebut tidak hanya dilakukan di Indonesia. Namun, hal ini juga dilakukan di unit bisnis GOTO di luar negeri.

GOTO memiliki setidaknya sekitar 27 anak usaha yang beroperasi di luar Indonesia. Mayoritas perusahaan ini beroperasi di Asia Tenggara seperti di Vietnam, Singapura dan Filipina.

Beberapa perusahaan yang bergerak di Singapura seperti Bridestory ltd, Gojek SG Ltd., dan Moka Ltd. Lalu perusahaan yang di Vietnam seperti Lotus Pay, sedangkan di Filipina ada VTECH PH Inc. Adapun di Vietnam adalah Go Send VN Ktd, Go Viet Ltd., dan WePay Ltd.

Sementara itu di India adalah Tokopedia IN Ltd. dan Glabs IN Ltd. GOTO tercatat memiliki perusahaan di Kepulauan Cayman yaitu OM Bangladesh yang menjadi perusahaan investasi dan VTECH SEA sebagai perusahaan induk.

CEO Grup GoTo Andre Soelistyo menegaskan, keputusan ini tidak mempengaruhi layanan GoTo kepada konsumen serta komitmen perusahaan terhadap mitra pengemudi, merchants dan sellers.

Menurutnya, keputusan berat tersebut terpaksa dilakukan oleh manajemen, lantaran tantangan makro ekonomi global juga berdampak signifikan bagi para pelaku usaha di seluruh dunia. Sehingga, perusahaan harus mengakselerasi upaya untuk menjadi bisnis yang secara finansial mampu mandiri dan tumbuh secara sustainable dalam jangka panjang. Hal ini dilakukan antara lain dengan memfokuskan diri pada layanan inti, yaitu on-demand, e-commerce dan financial technology.

"GoTo, seperti layaknya perusahaan besar lainnya, perlu beradaptasi untuk memastikan kesiapan perusahaan menghadapi tantangan ke depan," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/11/2022).

Andre menyebut, GoTo telah mencatatkan pertumbuhan yang konsisten di bidang ini, yang didorong oleh strategi perusahaan yang menyasar pada peningkatan jumlah pengguna multiplatform, alokasi insentif secara efektif, serta membangun sinergi terintegrasi dalam ekosistem.

Untuk mendukung percepatan pertumbuhan, sejak awal tahun GoTo juga melakukan evaluasi optimalisasi beban biaya secara menyeluruh, termasuk penyelarasan kegiatan operasional, integrasi proses kerja, dan melakukan negosiasi ulang berbagai kontrak kerja sama.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

GOTO Dinilai On Track Raih Profit! Begini Analisisnya


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading