Ini Penyebab Laba Astra (ASII) Naik 56% Jadi Rp 23 T

Market - dhf, CNBC Indonesia
31 October 2022 17:36
Menara Astra Foto: Astra

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra International Tbk (ASII) membukukan kinerja moncer. Perusahaan mencatat pendapatan Rp 221,35 triliun pada kuartal III-2022, lompat 32% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 167,4 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi, Senin (31/10/2022), laba bersih lompat 56% menjadi Rp 23,33 triliun pada periode tersebut. Namun, laba ini memperhitungkan keuntungan nilai wajar atas investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Nilai keuntungannya Rp 550 per saham. Angka ini 49% lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedang jika tidak memasukan faktor keuntungan investasi tersebut, laba bersih ASII tercatat Rp 22,25 triliun. Perolehan ini meningkat 49% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 14,98 triliun.

Sektor bisnis alat berat menjadi kontributor utama laba bersih ASII. Nilainya Rp 9,53 triliun, naik 105% secara tahunan.

Sektor otomotif menyumbang laba bersih terbesar kedua, Rp 6,79 triliun. Laba bersih segmen ini sendiri naik 23% dibanding kuartal III-2021, Rp 5,51 triliun.

Sedang laba sektor agribisnis turun 17% secara tahunan menjadi Rp 969 miliar. Segmen teknologi informasi lompat 75% menjadi Rp 49 miliar, dan infrastruktur dan logistik terbang 294% secara tahunan jadi Rp 386 miliar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Diam-Diam Astra (ASII) Kembali Borong Saham RS Hermina


(dhf/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading