Kemarin Melesat Hari Ini Ambrol, Ada Apa Dengan Emas?

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
29 September 2022 17:43
Emas batangan Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas kembali ambruk. Pada perdagangan Kamis (29/9/2022) pukul 16:22 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.646,66 per troy ons. Harga emas melandai 0,77%, padahal baru Rabu kemarin mampu melesat 1,9%.

Dalam sepekan, harga emas anjlok 1,4% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas menyusut 5,2% sementara dalam setahun melorot 4,6%.

Pelemahan hari ini memperpanjang tren emas tahun ini yakni emas tidak berdaya saat dolar Amerika Serikat (AS) menguat dan yield obligasi pemerintah AS melambung.



Indeks dolar pada sore hari ini menyentuh 113,41 per troy ons atau level tertingginya sejak Juni 2002 atau 20 tahun terakhir. Sementara itu, yield surat utang pemerintah AS tenor 10 tahun mencapai 3,86% atau tertinggi dalam 12 tahun terakhir.

Analis dari AirGuide Michael Langford menjelaskan emas ambles karena pelaku pasar mencari kepastian di tengah tren kenaikan suku bunga global.

"Penguatan dolar AS membuat emas dan komoditas lain tertekan. Di sisi lain, pelaku emas tengah mencari kepastian dan stabilitas dalam jangka pendek," ujar Langford, seperti dikutip Reuters.

Penguatan dolar AS membuat harga emas semakin mahal sehingga emas menjadi tidak menarik. Emas juga tidak menawarkan imbal hasil sehingga meningkatnya yield surat utang pemerintah AS membuat emas tidak menarik.

Analis dari Reliance Securities Jigar Trivedi memperkirakan titik support emas kini ada di US$ 1.620 pe troy ons. Jika emas terus melandai maka titik support bisa turun ke US$ 1.580 per troy ons.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Hati-hati! Meski Menguat Harga Emas Rawan Ambles


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading