Harga Emas Hari Ini Menguat, Tapi Masa Depannya Diramal Suram

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
23 September 2022 07:00
Peleburan emas Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas menguat tipis. Pada perdagangan Jumat (23/9/2022) pukul 06:22 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.671,38 per troy ons. Harga emas menguat 0,05%.

Penguatan hari ini membalikkan tren negatif pada perdagangan kemarin di mana harga emas menyusut 0,19% ke posisi US$ 1.670,55 per troy ons.

Dalam sepekan, harga emas melemah tipis 0,22% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas menyusut 4,4% sementara dalam setahun melorot 4,1%.



Analis dari Religare Broking Sugandha Sachdeva mengatakan kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) dalam waktu cepat dan kemungkinan berlangsung lama akan menekan pertumbuhan ekonomi. Jika ekonomi terus memburuk maka emas bisa terus menguat karena semakin dicari sebagai aset aman.

Harga emas yang terus melandai juga meningkatkan minat banyak orang untuk mencoba peruntungan dengan membeli emas.

"Kenaikan suku bunga acuan The Fed tentu saja membebani emas tetapi kekhawatiran resesi juga semakin nyata. Kondisi ini akan kembali meningkatkan minat untuk membeli emas di harga yang rendah," tutur Sachdeva, seperti dikutip dari Reuters.

Kendati demikian, harga emas sangat rawan dengan pelemahan ke depan. Terlebih, The Fed sudah kembali menegaskan komitmen mereka untuk membawa inflasi ke kisaran 2% sehingga kebijakan moneter agresif masih bertahan lama.

Analis dari TD Securities Bart Melek bahkan memperkirakan emas akan terus jatuh ke bawah US$ 1.600 per troy ons.

"Secara keseluruhan, banyak faktor yang membuat tren negatif emas berlanjut termasuk komitmen The Fed. Dalam waktu yang tidak lama lagi, emas bisa jatuh ke kisaran di bawah US$ 1.600," ujarnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Hati-hati! Meski Menguat Harga Emas Rawan Ambles


(mae/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading