5 Perusahaan Ini Cuan dari Kompor Listrik, Ada Konglomerat

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
22 September 2022 08:40
LPG Vs Kompor Listrik, Lebih Murah yang Mana? Foto: Infografis/ LPG Vs Kompor Listrik, Lebih Murah yang Mana?/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah berencana mengganti kompor gas LPG menjadi kompor induksi. Tentu saja rencana ini bakal membuat produsen kompor listrik makin cuan.

Salah satu produsen kompor listrik yang terkenal di dalam negeri ialah PT Hartono Istana Teknologi atau yang akrab dengan sebutan Polytron.

Polytron adalah perusahaan milik orang terkaya di Indonesia, yakni Hartono bersaudara. Robert Budi Hartono dan Michael Hartono hingga kini masih menjadi orang terkaya nomor 1 di Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier mengatakan industri saat ini tinggal menunggu kepastian spesifikasi yang akan ditentukan. Lalu mulai 2023 dan seterusnya, industri dalam negeri dapat memproduksi sekitar 5 juta perangkat kompor induksi.

"Begitu ada kepastian spesifikasi jenis daripada kompor induksinya, itu beberapa perusahaan yang existing memproduksi kompor listrik akan menambah land investasinya khusus di kompor induksi," ujar Taufiek dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (21/9/2022), seperti dikutip dari detik.com.

Dalam paparan Taufik, sudah ada 5 perusahaan yang menyatakan minat untuk memproduksi kompor induksi dengan kapasitas 300 ribu hingga 1,2 juta per tahun.

Rinciannya, di 2023 nanti PT Adyawinsa Electrical and Power akan memproduksi 1,2 juta perangkat, PT Maspion Elektronik akan memproduksi 300 ribu perangkat, dan PT Hartono Istana Teknologi akan memproduksi 1 juta perangkat.

Selanjutnya, ada PT Selaras Citra Nusantara Persada akan memproduksi 300 ribu perangkat, serta PT Sutrado memproduksi 1 juta perangkat.

Sementara itu masih ada sekitar 6 perusahaan lain yang berminat memproduksi kompor induksi, namun belum menyatakan kemampuan kapasitas. Rinciannya adalah PT Rinnai Indonesia, PT Star Cosmos, PT Sanken Argadwija, PT Kencana Gemilang, PT Teka P&T International, dan PT Winn Appliance.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jarang Tampil di TV, Para Artis Ini Jadi Bos Perusahaan


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading