Ini 10 Negara dengan Penduduk Termakmur, Bukan AS Nomor 1

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
01 August 2022 11:25
Warga berswafoto di patung Merlion Singapura ditengah lonjakan kasus Covid. (picture alliance via Getty Images) Foto: Warga berswafoto di patung Merlion Singapura ditengah lonjakan kasus Covid. (picture alliance via Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 mengakibatkan tingkat kesejahteraan dan kekayaan masyarakat di banyak negara dunia mengalami kemorosotan. Hal tersebut tampak dari indikator statistik yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi lewat pendapatan domestik bruto (PDB) hingga pendapatan per kapita.

Namun, kemiskinan tak berlaku bagi beberapa negara-negara ini, ada yang hanya kekayaannya mengalami penurunan sedikit, bahkan tak goyang sekalipun. Dilansir dari Global Finance, berikut daftar negara terkaya di dunia pada 2021 dalam Era Pandemi.


1. Luksemburg

Luksemburg merupakan negara terkaya di dunia nomor satu dengan PDB US$ 118.503,6 per kapita. Sebelum pandemi, negara di Eropa Barat ini bisa mencapai PDB US$ 119.415,5 per kapita.

Sumber keuangan Negara Luksemburg didominasi dari sektor jasa keuangan dan industri. Sehingga wajar, negara berpenduduk sekitar 630.000 masyarakatnya bisa menikmati standar hidup tertinggi di Zona Eropa.

2. Irlandia

Berikutnya yakni Irlandia, negara dengan 5 juta penduduk tersebut dapat sehat secara fiskal dengan cara meningkatkan tingkat ketenagakerjaannya. Jika melihat PDB per kapitanya, Irlandia hampir dua kali lipat naik dalam waktu singkat.

Irlandia merupakan negara julukan surga pajak perusahaan terbesar di dunia. Pada 2019 lalu, ketika Zona Euro hanya tumbuh 1,5%, ekonomi Irlandia berkembang lebih dari 4,9%, negara dengan pertumbuhan tercepat di benua Eropa.

3. Singapura

Singapura menjadi negara terkaya di Asia Tenggara selanjutnya, yang masuk daftar atas negara terkaya di era pandemi dengan dengan nilai PDB/kapita yang juga turun menjadi US$ 98.483,3, dari setahun sebelumnya US$ 102.573,4/kapita.

Pada tahun 2020 ekonomi Singapura sempat anjlok ke rekor 5,4%, sehingga menjadi catatan pahit resesi untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade negara itu.

Singapura diperkirakan memiliki kekayaan bersih $23 miliar, yang juga menjadi surga fiskal yang makmur di mana keuntungan modal dan dividen bebas pajak. Saat ini, Singapura adalah pusat perdagangan, manufaktur, dan keuangan yang berkembang pesat.

4. Qatar

Dampak pandemi Covid-19 sempat membuat Qatar mengalami krisis. Meski begitu, ekonomi negara ini telah menunjukkan ketahanan dan ekonominya berhasil tumbuh sekitar 2% pada tahun 2021. Saat ini Qatar diproyeksikan pulih di tengah peningkatan produksi gas dan investasi dalam persiapan untuk Piala Dunia 2022.

Cadangan minyak, gas, dan petrokimia negara itu begitu besar, dengan populasi sangat kecil yang hanya 2,8 juta itu menjadikan negara ini berhasil menduduki puncak daftar negara terkaya di dunia selama 20 tahun.

5. Swiss

Menurut Laporan Kekayaan Global terbaru oleh Credit Suisse, 14,9% populasi orang dewasa di Swiss memiliki aset senilai lebih dari satu juta dolar AS. Pandemi tentunya sempat menurunkan dan tidak bisa melindungi ekonomi Swiss, sehingga tahun 2020 produksi di sana turun sebesar 2,5%.

Merespons hal itu, kebijakan yang cepat dan berkelanjutan menjadi langkah-langkah penahanan, untuk peningkatan ekonomi Swiss, dengan keuangan publik dan rumah tangga yang solid, industri ekspor yang kompetitif, dan ketergantungan yang rendah pada kontak- sektor intensif.

Dari UEA Hingga Brunei Darusalam
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading