Wall Street Dibuka Berayun ke Zona Hijau

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
23 June 2022 21:16
wall street

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) menghijau pada pembukaan perdagangan Kamis (23/6/2022), menunjukkan upaya pemulihan dari penurunannya sepanjang pekan ini.

Dow Jones melemah 47,2 poin (-0,15%) di pembukaan dan selang 30 menit kemudian berbalik menjadi menguat sebesar 51,16 poin (+0,17%) ke 30.534,29. Sementara itu, S&P 500 naik 8,57 poin (+0,23%) ke 3.768,46 dan Nasdaq tumbuh 43,42 poin (+0,39%) ke 11.096,5.

Dengan begitu, mayoritas indeks utama berhasil menguat pekan ini, di mana indeks S&P 500 dan Nasdaq naik yang masing-masing lebih dari 2%, sedangkan indeks Dow Jones telah terapresiasi hampir 2%.


Bursa saham AS kemarin terkoreksi setelah Ketua bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell di kongres menyatakan komitmen untuk meredam inflasi yang menyentuh level tertinggi dalam 40 tahun, sembari berkata bahwa kemungkinan resesi tetap ada.

"Inflasi masih menjadi risiko terbesar atas aset keuangan, dan Jerome Powell telah menunjukkan bahwa posisinya sangat jelas. The Fed akan terus menaikkan suku bunga acuan hingga inflasi mereda," tutur Robert Schein, Direktur Investasi Blanke Schein Wealth Management, seperti dikutip CNBC International.

Kebijakan moneter ketat, lanjut dia, akan terus mempengaruhi pasar keuangan hingga The Fed memberikan lampu hijau. Apalagi, Citigroup menaikkan pertaruhan menjadi 50% bahwa dunia mengalami resesi, mengacu pada data bahwa konsumen mulai mengurangi belanja.

Saham energi terkoreksi setelah harga minyak mentah dunia ambles sehingga sektor tersebut menjadi kinerja terburuk di antara konstituen indeks S&P 500, dengan melemah 4,2%. Saham Exxon Mobil anjlok hingga 4%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Investor Pantau Perbatasan Ukraina, Wall Street Dibuka Merah


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading