Ini Alasan Mitratel Buyback Hingga Siapkan Dana Rp 1 T

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
08 June 2022 16:50
Peran Mitratel dalam infrastruktur digital di Tanah Air. Foto: Dok: Mitratel

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) ditutup melemah 1,36% di level Rp 725/unit. Namun dalam sepekan terakhir harga saham MTEL masih mencatatkan apresiasi 5,84%.

Kenaikan harga saham MTEL tersebut terjadi setelah perseroan berencana untuk melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham.

Anggaran yang disiapkan oleh perseroan mencapai Rp 1 triliun atau setara dengan 5,3% dari total modal disetor.

Untuk waktu pelaksanaan buyback sendiri ditetapkan mulai dari 2 Juni sampai 2 September 2022 atau dalam 3 bulan ke depan.

Aksi korporasi menurut manajemen ditujukan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham. Pergerakan harga MTEL saat ini dinilai tidak mencerminkan fundamental perusahaan secara keseluruhan menurut manajemen.

Rencana buyback yang jumbo tersebut dinilai tidak akan mengganggu kondisi keuangan perusahaan.

Namun yang menarik dari aksi korporasi anak usaha emiten teknologi pelat merah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ini adalah aksi buyback dilakukan sebelum 1 tahun pasca penawaran umum perdana saham (IPO).

Pada 22 November 2021 perusahaan yang juga dikenal dengan nama Mitratel ini resmi melantai di bursa domestik.

Saat IPO harga saham MTEL ditawarkan di Rp 800/unit dan melepas sebanyak 23,49 miliar saham baru sehingga raupan dana mencapai Rp 18,79 triliun.

Namun sejak IPO harga saham MTEL tidak terlalu bergerak jauh dari harga IPO-nya. Hingga hari ini harga saham MTEL turun 9,4%.

Dalam berbagai kasus adanya aksi korporasi buyback memang menjadi katalis positif untuk harga saham perseroan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cemerlang! Laba Mitratel Melesat 129% jadi Rp 1,4 T di 2021


(trp/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading