Emiten Garmen RICY Masuk Top Loser Sesi I Siang Ini

Market - Aulia Mutiara, CNBC Indonesia
27 May 2022 13:42
Suasana Bursa Efek Indonesia (BEI).  (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) bercokol di daftar top losers pada perdagangan sesi pertama Jumat (27/5/2022) di tengah bayang-bayang efek negatif kenaikan harga komoditas dan inflasi terhadap kinerja emiten.

Menurut data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,64% (+112,59 poin) ke 6.996,1 pada penutupan perdagangan sesi pertama pukul 11:30 WIB.

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 591,05 miliar di pasar reguler pada perdagangan sesi I siang ini.


Berikut 5 saham top losers pada sesi I siang ini Jumat (27/5/2022)

1. PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY), turun -6,9%, ke Rp 81/unit

2. PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR), turun -6,71%, ke Rp 153/unit

3. PT Primarindo Asia Infrastr. Tbk (BIMA), turun -6,67%, ke Rp 252/unit

4. PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF), turun -6,54%, ke Rp 100/unit

5. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), turun -6,02%, ke Rp 78/unit

Saham RICY paling tajam penurunannya pada perdagangan sesi I siang ini dengan nilai transaksi tercatat Rp 2,29 miliar dan volume perdagangan mencapai 25,94 juta saham. Emiten garmen yang dikenal dengan produk pakaian dalam pria merk GT Man ini mencetak net profit Rp 2,1 miliar per kuartal I-2022.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan perusahaan, penjualan neto RICY naik 6,98% secara tahunan (year on year/yoy) dari semula Rp 1,28 triliun di tahun 2020 menjadi Rp 1,37 triliun di 2021. Meski pendapatan naik, RICY memikul rugi bersih tahun 2021 senilai Rp 66,25 miliar.

Pengerjaan produk menggunakan mesinseamlessberteknologi tinggi yang diimpor dari Italia, perseroan saat ini memproduksi produk-produk unggulan berteknologiseamlessuntuk konsumen GT Man.

Namun bisnis perseroan makin ketat. Di tengah kekhawatiran akan perundingan Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement (IB-PTA),Indonesia harus bersiap dengan masuknya produk Bangladesh, salah satunya adalah tekstil.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

IHSG Senggol 7.000, Lima Saham Ini Malah Masuk Top Loser


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
Features
    spinner loading