Sudah Nanjak 5 Hari Beruntun, Harga Emas Akhirnya Terpleset

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
25 May 2022 17:15
Emas batangan

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas akhirnya turun setelah berada dalam tren pendakian selama sepekan terakhir. Pada perdagangan Rabu (25/5/2022) pukul 15:00 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.856,71 per troy ons. Harga emas melemah 0,49%.

Pelemahan harga emas hari ini adalah yang pertama kalinya sejak 17 Mei 2022 atau dalam 5 hari perdagangan.

Kendati melemah hari ini, dalam sepekan, harga emas sudah menguat 2,26% secara point to point. Namun, dalam sebulan, harga emas melemah 2,16% sementara dalam setahun longsor 2,24%.



Emas kembali melemah setelah dollar Amerika Serikat (AS) menguat pada hari ini. Penguatan dollar AS membuat emas tidak menarik karena harga sang logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor.

Merujuk pada Refinitiv pagi ini, dollar Index pada siang hari ini (25/5/2022) ada di angka 102,119 atau menguat 0,3%. Ini adalah penguatan pertama sejak Jumat akhir pekan lalu.

Harga emas juga melemah karena trader tengah menunggu keluarnya risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan keluar malam ini.

"Trader emas akan mencermati risalah FOMC. Risalah tersebut diharapkan bisa memberi sinyal kebijakan Fed di Juni dan Juli. Kenaikan suku bunga akan sangat berdampak besar kepada pergerakan harga emas. Pertanyaan market sekarang adalah berapa lama normalisasi kebijakan the Fed Ketidakpastian inilah yang bisa membantu pergerakan emas," tutur Stephen Innes, analis dari SPI Asset Management seperti dikutip Reuters.

Bhavik Patel, analis dari Tradebulls Securities, memperkirakan harga emas mungkin melemah tetapi harganya akan tetap berada di atas US$ 1.820 per troy ons. Jika emas mampu bergerak di atas US$ 1.868 maka emas bisa terus merangkak naik dan bisa mencapai US$ 1.885-1.900 per troy ons.

"Namun, jika emas terus menerus turun dan turun di bawah US$ 1.850 maka emas kemungkinan bisa terjun ke kisaran US$ 1.820-1.800," tutur Bhavik seperti dikutip dari Financial Express.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Emas Naik Sih, Tapi Tipiiisss...


(mae/mae)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading