Bank Jago Kembali Unjuk Gigi, Masuk Top Gainers Siang Ini

Market - Aulia Mutiara, CNBC Indonesia
19 May 2022 12:27
foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) bercokol di daftar top gainers pada perdagangan sesi pertama Kamis (19/5/2022). 

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,35% poin ke 23,58 di level 6.816,99 pada penutupan sesi pertama perdagangan siang ini.

Investor asing mencetak penjualan bersih (net sell) senilai Rp 198,24 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler tercatat penjualan bersih (net sell) senilai 243,11 miliar.


Berikut 5 sahap top gainers pada sesi I siang ini Kamis (19/5/2022).

1. PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), naik +17,81%, ke Rp 86/unit

2. PT Bank Jago Tbk (ARTO), naik +16,61%, ke Rp 8.250/unit

3. PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND), naik +13,75%, ke 182/unit

4. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), naik +12,90%, ke 280/unit

5. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), naik +11,16%, ke 1.395/unit

Menurut data di atas, saham IKAN melesat 17,81% dengan nilai transaksi tercatat 11,76 miliar dengan volume perdagangan mencapai 135,70 juta saham. IKAN melaporkan laba bersih senilai Ro 1,6 miliar per Desember 2021.

Perusahaan produsen dan pemasok makanan laut ini optimistis dengan prospek bisnis perikanan di tahun ini. Sektor industri perikanan menempati sektor primer yang akan selalu tumbuh mengikuti pertumbuhan populasi masyarakat.

Dalam kurun waktu 1 bulan terakhir IKAN berada dalam kondisi downtrend. Hal ini dipicu karena masih ada faktor pandemi Covid-19 dan ketidakpastian geopolitik yang dapat mempengaruhi industri perikanan.

Lonjakan juga terjadi pada saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang naik 16,61% ke 8.250/unit. Saham ARTO rebound setelah selama hampir sebulan mengalami downtrend. Pada pekan ini, saham ARTO sudah tiga hari beruntun ditutup menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).

Pelemahan ini salah satunya dipicu kinerja keuangan perusahaan, yang meski membaik dari periode secara tahunan tetapi masih di bawah ekspektasi analis. Pada kuartal I/2022, Bank Jago mencetak laba bersih Rp 19 miliar, berbalik dari setahun sebelumnya ketika merugi Rp 38 miliar.

Mesk demikian, laba tersebut turun signifikan (-84%) dari kuartal sebelumnya akhir tahun lalu. Laporan riset Ciptadana Sekuritas Asia menyebut bahwa laba kuartal pertama tersebut juga lebih rendah dari perkiraan internal Ciptadana dan konsensus pasar secara keseluruhan.

Namun demikian, prospek Bank Jago sebagai bank digital dinilai masih terlihat potensial di mana ekonomi digital Indonesia diproyeksikan memberikan kontribusi terhadap GDP pada 2025.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bareng INDY-DOID, Saham Milik Asabri Ini Jadi Top Gainers!


(ags/ags)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading