Bursa Indonesia Kembali Menghijau, Yuk Simak Jawara Cuannya!

Market - Arif Gunawan & Aulia Mutiara, CNBC Indonesia
18 May 2022 12:28
Bursa Efek Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) bercokol di daftar top gainers pada perdagangan sesi pertama Rabu (18/5/2022). Investor mengapresiasi prospek kedua emiten tersebut di tengah pelonggaran aktivitas masyarakat dan tren motor listrik.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,69% di level 6.690,63 pada penutupan sesi pertama. Investor asing mencetak penjualan bersih (net sell) senilai Rp 608,28 miliar di seluruh pasar.

Berikut 5 sahap top gainers pada sesi I siang ini Rabu (18/5/2022).


1. PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), naik +30,19%, ke Rp 69/unit

2. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), naik +19,62%, ke Rp 500/unit

3. PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), naik +15,69%, ke Rp 354/unit

4. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), naik +10,46& ke Rp 1.320/unit

5. PT Medeka Copper Gold Tbk (MDKA), naik +6,25%, ke Rp 4.760/unit

Menurut data di atas, saham Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) melesat tajam 30,19%, rebound dari perdagangan kemarin Selasa (17/5/2022). Nilai transaksi tercatat naik 19,14 miliar dengan volume perdagangan mencapai 302,98 juta saham.

Di sisi lain, PSKT masih mengalami kerugian, dengan rugi bersihRp 12,13 miliar pada kuartal pertama 2022. Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir PSKT berada dalam kondisi downtrend. Namun PSKT optimistis dapat mengerek pendapatan dan okupasi hotelnya sepanjang tahun ini.

PSKT menargetkan pendapatan di tahun 2022 tumbuh di kisaran 10-15% secara tahunan dengan memanfaatkan peluang dari segmen korporasi dan online. Pengumuman pemerintah untuk melonggarkan aktivitas masyarakat menjadi angin segar bagi bisnis akomodasi perseroan.

Lonjakan signifikan juga terjadi pada saham PT Gatya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) yang naik 19,62% ke level 500/unit. Kinerja bisnis yang tercatat baik didorong keberhasilan meningkatkan kinerja bisnis tahun 2022.

SLIS tercatat mampu mencetak penjualan lebih dari Rp 440 miliar. SLIS juga mampu mencapai volume penjualan e-bike atau sepeda listrik sebanyak 20.600 unit di tahun 2021. Mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 25,18 miliar pada kuartal pertama 2022.

Tahun 2022 ini, SLIS memiliki peluang karena sejalan dengan program Green Economy pemerintah pada transportasi bersih.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ditutup Melemah 0,12%, Begini Pergerakan IHSG Sepekan ini


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading