Dolar Perkasa, Emas Merana

Market - Maesaroh & Maesaroh, CNBC Indonesia
09 May 2022 15:16
Pekerja menata perhiasan emas di toko emas Kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (11/3/2022). Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan hari ini.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas semakin terperosok. Pada perdagangan Senin (9/5/2022) pukul 14:50 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.870,30 per troy ons. Melemah 0,67%.

Melemahnya emas melanjutkan tren negatif yang sudah berlangsung sejak pagi hari. Padahal, pada perdagangan Jumat (6/5/2022), harga emas sempat menguat 0,33% dan ditutup pada level US$ 1.882,96 per troy ons.

Dalam sepekan, harga emas sudah masih menguat 0,13% point to point. Dalam sebulan, harga emas melemah 3,88% tetapi dalam setahun emas masih melesat 1,9%.



Jeffrey Halley, analis dari OANDA, mengatakan harga emas terus melemah karena agresifnya pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) dan yield surat utang pemerintah AS. Kenaikan tersebut sebagai dampak dari kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga sebesar 50 bps pada pekan lalu.

"Kenaikan Dollar Index membuat emas melemah sehingga titik support terus turun dari US$ 1.850 ke US$ 1.835," tutur Halley, seperti dikutip dari Reuters.

Sepanjang pekan lalu, indeks dolar AS tercatat menguat 0,68% dan hari ini naik lagi sekitar 0,4% ke 104,1 yang merupakan level tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Kemudian yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun pada pekan lalu naik 20 basis poin ke 3,142%, tertinggi sejak November 2018.

"Kenaikan suku bunga acuan yang agresif membuat yield dan dollar AS melonjak. Ini menjadi faktor melemahnya harga emas," tulus analis ANZ seperti dikutip dari Reuters

Kendati demikian, harga emas masih memiliki kesempatan untuk rebound terutama jika perang Rusia-Ukraina memburuk. Emas dianggap sebagai aset aman saat kondisi politik dan ekonomi tidak menentu.

Wang Tao, analis pasar Reuters, mengatakan emas tengah menguji titik support di US$ 1.867 per troy ons. Ada kemungkinan besar emas bergerak di bawah level tersebut dan mengarah ke kisaran US$ 1.840-1.856.

Titik resisten emas bisa mengarak ke US$ 1.893 per troy ons. Jika emas bergerak di atas level tersebut maka emas bisa bergerak ke kisaran US$ 1.893-1.910 per troy ons.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kembali Tiarap! Harga Emas Turun Lagi


(mae/mae)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading