Bitcoin-Ethereum Cerah, Beberapa Altcoin Masih Loyo

Market - chd, CNBC Indonesia
29 April 2022 15:05
Ilustrasi Bitcoin (Photo by André François McKenzie on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga kripto utama cenderung bervariasi pada perdagangan Jumat (28/4/2022) siang waktu Indonesia, meski sentimen pasar cenderung mengarah ke positif pada hari ini.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 13:00 WIB, Bitcoin menguat 0,48% ke level harga US$ 39.513,18/koin atau setara dengan Rp 572.743.544/koin (asumsi kurs Rp 14.495/US$), Ethereum melesat 1,42% ke level US$ 2.922,7/koin atau Rp 42.364.537/koin, BNB melejit 4,36% ke US$ 406,34/koin (Rp 5.889.898/koin), dan Dogecoin melonjak 2,04% ke US$ 0.1423/koin (Rp 2.063/koin).

Sedangkan untuk koin digital (token) Solana melemah 1,46% ke US$ 97,61/koin (Rp 1.414.857/koin), XRP terkoreksi 1,3% ke US$ 0,6404/koin (Rp 9.283/koin), Terra ambles 3,84% ke US$ 85,8/koin (Rp 1.243.671/koin), dan Cardano terpangkas 0,27% ke US$ 0,8339/koin (Rp 12.087/koin).


Berikut pergerakan 10 kripto utama pada hari ini.

Kripto

Pergerakan kripto yang cenderung beragam pada hari ini terjadi di tengah cerahnya pasar saham global seiring melonjaknya harga saham teknologi setelah saham Meta Platforms (induk usaha Facebook) ditutup melejit hingga 17% lebih setelah perseroan melaporkan kinerja keuangan yang positif pada kuartal I-2022.

Menurut beberapa analis, meski ada sentimen positif, tetapi pergerakan Bitcoin tetap dalam kisaran yang cukup ketat.

"Bitcoin tetap dalam kisaran yang cukup ketat meskipun ada banyak berita positif yang hadir di pasar pada hari ini," kata Jason Deane, analis pasar di Quantum Economics, dikutip dari CoinDesk.

Meski Bitcoin dan Ethereum cenderung cerah, tetapi beberapa token altcoin terpantau masih terkoreksi meskipun sentimen pasar pada hari ini lebih kearah positif.

Salah satunya yakni Terra. Tak hanya Terra, Solana, XRP, dan Cardano juga masih terkoreksi pada hari ini. Namun untuk Dogecoin, saat ini kembali masuk ke 10 besar dan menduduki posisi ke-10.

Kabar positif lainnya datang dari Afrika, di mana Central Afrika Republic menyetujui Bitcoin sebagai mata uang resmi. Keputusan itu berdasarkan suara bulat dari anggota parlemen.

Langkah itu, menurut pihak kepresidenan dalam pernyataannya, menempatkan Central Afrika Republic 'di peta negara paling berani dan paling visioner', dikutip dari BBC, Kamis kemarin.

Central Afrika Republic merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Namun kaya akan berlian, emas, dan uranium.

Saat ini, Central Afrika Republic menggunakan mata uang franc CFA yang didukung Perancis bersama dengan sebagian besar bekas koloni negara itu di Afrika.

Namun, penyetujuan Bitcoin ini tidak sejalan dengan infrastruktur internet di negara tersebut, di mana cakupan pengguna internetnya memang sangat rendah. Dalam laporan World Data tahun 2019, baru 4% warga Afrika Tengah yang punya akses ke dunia maya.

Hal ini mematik salah satu ilmuwan komputer, Sydney Tickaya yang mengatakan bahwa adopsi itu cenderung prematur dan tidak bertanggung jawab. Dia menyoroti akses internet yang terbelakang di sana.

"Akses internet masih terbelakang di negara ini sementara Bitcoin sepenuhnya bergantung pada internet," kata Tickaya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dibayangi Sikap Hawkish The Fed, Aset Kripto Lesu


(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading