Greenshoe GOTO Habis, Nasib Sahamnya Merah-Merah Nih...

Market - Tim Riset, CNBC Indonesia
28 April 2022 09:48
Barisan mitra pengemudi Gojek yang mengendarai motor listrik Electrum, salah satu upaya dari GoTo untuk mencapai tiga tujuan keberlanjutannya.
(dok. GoTo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dana stabilisasi harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) sudah habis dipakai pada perdagangan kemarin. Harga saham GOTO sempat terjun dan terkena auto reject bawah pada perdagangan hari ini.

Namun pada pukul 09.19 WIB, harga saham GOTO terpantau memangkas koreksi menjadi 2,76% di level Rp 280/saham.

Kemarin dalam keterbukaan informasi yang dirilis oleh pihak CGS-CIMB Sekuritas selaku agen stabilisasi, seluruh dana skema stabilisasi senilai Rp 2,05 triliun sudah habis dipakai untuk membeli 6,09 miliar saham GOTO.


Perlu diketahui, dalam proses penawaran perdana saham (IPO), GOTO memutuskan untuk menggunakan mekanisme stabilisasi guna menjaga harga agar tidak turun ke bawah harga IPO.

Dalam skenario ini, GOTO menunjuk salah satu anggota bursa yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia sebagai agen stabilizer.

Layaknya keeper yang menjaga gawang agar tidak kebobolan, agen stabilizer bertugas untuk menjaga harga.

Ketika harga saham GOTO ambles ke bawah harga IPO, maka CGS-CIMB Sekuritas Indonesia bertugas untuk membeli saham GOTO agar harga tidak melorot jauh.

Namun tekanan jual saham GOTO mulai terasa pada 19 April 2022. Gempuran terhadap saham GOTO berlanjut pada 20 April 2022.

Di tanggal inilah untuk pertama kalinya CGS-CIMB Sekuritas Indonesia bekerja sebagai agen stabilisasi. Sebanyak 1,2 miliar saham GOTO dibeli CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dengan harga Rp 338/unit (harga IPO), sehingga menelan biaya senilai Rp 413 miliar.

Setelah tanggal 20 April, tekanan jual saham GOTO terus meningkat dan setiap harinya mekanisme stabilisasi berjalan, kecuali tanggal 25 April.

Namun skema ini hanya dilakukan untuk 30 hari setelah listing. Di sisi lain juga ada ketentuan terkait batas maksimal pembelian saham yang bisa dilakukan.

Lewat skema stabilisasi GOTO hanya menganggarkan dana senilai Rp 2,05 miliar untuk membeli sebanyak 6.092.258.400 saham dari pasar.

Dana greenshoe yang disediakan untuk menjaga harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pun sudah habis per kemarin, Rabu (27/4/2022).

Hal itu terungkap dalam laporan PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dalam laporan transaksi hariannya sehubungan dengan kegiatan stabilisasi harga dalam rangka penawaran umum perdana saham GoTo.

"Laporan ini merupakan laporan terakhir kami sebagai agen stabilisasi GOTO, dikarenakan saham yang dipergunakan untuk proses stabilisasi harga telah habis dibeli," ungkap Direktur CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, Sugiharto Widjaja dalam keterbukaan informasi, Rabu (27/4/2022).

Pada Rabu (27/4/2022), agen stabilisasi telah membeli sebanyak 75.431.200 sisa saham GOTO dengan harga pembelian rata-rata sebesar Rp 293,24 per saham.

Dengan demikian, jumlah akumulasi saham yang telah dibeli mencapai 6.092.258.400 saham atau 100% dari anggaran saham greenshoe. Nilai akumulasi saham yang telah dibeli pun telah mencapai Rp 2.049.327.614.000 (Rp 2,05 triliun).

Dengan habisnya dana stabilisasi GOTO, tentu apabila terjadi tekanan jual yang signifikan akan memicu harga untuk mudah dibanting.

Laporan Stabilisasi Harga Saham GOTOFoto: CNBC Indonesia
Laporan Stabilisasi Harga Saham GOTO


TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jelang Listing GoTo, Lebih Menarik Mana dari Bukalapak?


(RCI/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading