Kilaunya Makin Meredup, Harga Emas Turun Lagi

Market - Maesaroh & Maesaroh, CNBC Indonesia
28 April 2022 07:07
Pekerja menata perhiasan emas di toko emas Kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (11/3/2022). Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan hari ini.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Ilustrasi Perhiasan Emas (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas terus melemah selama sepakan terakhir. Pada Kamis (28/4/2022) pukul 06:30 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.885,18 per troy ons. Melemah 0,05%.

Level harga tersebut adalah yang terendah sejak 25 Februari 2022 di mana emas menyentuh titik US$ 1.887,69 per troy ons. Melemahnya emas melanjutkan tren negatif yang sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu.

Dalam sepekan, harga emas sudah terkoreksi 2,3% point to point. Dalam sebulan, harga emas juga melemah 1,77% sementara dalam setahun masih melesat 5,83%.


Pelemahan emas salah satunya dipicu oleh perkasanya dolar Amerika Serikat (AS). Kenaikan dolar AS dipicu ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 50 bps Mei mendatang. Kemarin, indeks dolar AS juga sedang menguat terhadap 6 mata uang dunia. Sepanjang bulan April, indeks dolar telah menguat sebanyak 4%.

"Dolar AS kini sedang dicari sebagai aset aman. Emas akan kesulitan untuk merangkak naik dari sekarang hingga pertemuan Fed Mei mendatang," tutur Bob Haberkron, analis RJO Futures, seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, Matt Simpson, analis dari firm City Index juga mengatakan dengan penguatan dollar AS, harga emas sepertinya akan terus tertekan dalam waktu yang lama.

"Saat ini jelas bukan waktu yang ideal bagi emas untuk merangkak naik karena dolar AS bergerak terlalu kuat," tutur Simpson, seperti dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kalah Sama Dolar, Emas Tumbang ke Level Terendah 2 Bulan!


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading