Kalah Sama Dolar, Emas Tumbang ke Level Terendah 2 Bulan!

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
27 April 2022 17:30
Peleburan emas Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas terus melemah setelah tidak kuat melawan kedigdayaan dollar Amerika Serikat (AS). Pada Rabu (27/4/2022) pukul 15:25 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.892,87 per troy ons. Melemah 0,67%.

Level harga tersebut adalah yang terendah sejak 25 Februari 2022 di mana emas menyentuh titik US$ 1.887,69 per troy ons.

Melemahnya emas melanjutkan tren negatif yang sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu. Sejak perdagangan Jumat (22/4) emas terus ditutup melemah, kecuali pada Selasa (26/4) di mana emas menguat 0,41%.


Dalam sepekan, harga emas sudah terkoreksi 3,0% point to point. Dalam sebulan, harga emas juga melemah 1,58% sementara dalam setahun masih melesat 9,29%.



"Saat ini jelas bukan waktu yang ideal bagi emas untuk merangkak naik karena dollar AS bergerak terlalu kuat," tutur Matt Simpson, analis dari firm City Index, seperti dikutip dari Reuters.

Indeks dolar AS juga sedang menguat terhadap 6 mata uang dunia. Pukul 11:00 WIB, terpantau si greenback terapresiasi sebanyak 0,05% ke level 102,351.Sepanjang bulan April, indeks dolar telah menguat sebanyak 4%.

Dolar AS berada di level tertinggi sejak Maret 2020 didukung oleh prospek kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dan permintaan safe-haven yang dipicu oleh perlambatan pertumbuhan di China dan Eropa.

"Dolar adalah lindung nilai di pasar saat ini, sementara komoditas termasuk emas tidak lagi bekerja secara efektif," kata Analis Citi Bank dikutip dari Reuters.

Wang Tao, analis pasar Reuters, mengatakan emas tengah menguji titik resistensinya di US$ 1.908 per troy ons. Jika emas bergerak di atas titik tersebut maka harganya bisa merangkak ke kisaran US$ 1.917-1.924.

Titik support emas ada di angka US$ 1.894. Jika emas bergerak di bawah level tersebut maka harganya bisa terus turun tapi sepertinya tidak akan sampai jatuh ke US$ 1.870.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kilaunya Makin Meredup, Harga Emas Turun Lagi


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading