Jelang Idulfitri IHSG Kok Melemah?

Market - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
25 April 2022 14:15
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Senin (25/4/2022) diprediksi terjadi akibat kuatnya sentimen negatif dari luar negeri. Keberadaan sentimen negatif ini tidak diimbangi dengan katalis positif dari dalam negeri.

Pendapat ini dikemukakan Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia Muhammaf Nafan Aji Gusta. Dia menyebut pelaku pasar khawatir akan terjadinya kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

"Pasar melemah karena adanya ketakutan terkait prospek naiknya suku bunga. Selain itu, menjelang Idul fitri tentunya para pelaku pasar sudah berhasil menikmati profil gain. Minim katalis positif dari domestik, dan pengaruh aggressive monetary policy tightening dari eksternal menyebabkan IHSG melemah," kata Nafan.

Dia menyebut momen Idul fitri tepat digunakan sebagai waktu untuk meningkatkan konsumsi masyarakat. Karena itu, tidak heran jika akhirnya banyak investor menggunakan simpanannya untuk konsumsi, apalagi jika mereka sudah mengeruk cuan dari aktivitas di pasar modal selama ini.

"Saat ini support IHSG berada pada 7196 & 7147. Resistance berada pada 7251 & 7276," katanya.

Analisa lain disampaikan Kepala Riset PT MNC Sekuritas Edwin Sebayang. Dia menyebut penurunan IHSG sudah diprediksi pasca melemahnya Indeks Dow Jones sebesar 2,82% pada Jumat (22/4)lalu. Pelemahan ini diakibatkan kekhawatiran akan terjadinya stagflasi, mengecewakannya earnings emiten dan naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun.

"Perkirakan IHSG akan TURUN Senin ini diperparah dengan jatuhnya harga komoditas dihampir semua counter," kata Edwin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

IHSG Balas Dendam, tapi Apa Kuat ke 7.000 Lagi?


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading