Kabar Buruk Buat Pecinta Kripto, Bitcoin Ambruk 5%

Market - chd, CNBC Indonesia
01 April 2022 10:30
Harga Bitcoin anjlok

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Bitcoin, Ethereum, dan kripto utama lainnya berbalik arah dan berjatuhan pada perdagangan Jumat (1/4/2022), di tengah cenderung negatifnya sentimen pasar pada hari ini.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:00 WIB, Bitcoin ambruk 5,02% ke level harga US$ 45.026,74/koin atau setara dengan Rp 646.133.719/koin (asumsi kurs Rp 14.350/US$), Ethereum ambrol 4,52% ke level US$ 3.264,55/koin atau Rp 46.846.293/koin.

Sedangkan BNB ambrol 6,24% ke US$ 423,45/koin (Rp 6.076.508/koin), XRP anjlok 5,56% ke US$ 0,8202/koin (Rp 11.770/koin), Cardano tergelincir 5,5% ke US$ 1,13/koin (Rp 16.216/koin), Terra terjerembab 5,52% ke US$ 102,05/koin (Rp 1.464.418/koin), dan Avalanche drop 6,31% ke US$ 95,04/koin (Rp 1.363.824/koin).


Berikut pergerakan 10 kripto utama pada hari ini.

Kripto

Setelah sempat bertahan di kisaran level US$ 46.000-US$ 47.000, pada pagi hari ini Bitcoin terkoreksi ke kisaran level US$ 45.000. Tak hanya Bitcoin saja, Ethereum dan kripto utama lainnya juga terkoreksi di kisaran 4%-6%.

"Momentum bullish Bitcoin pasti kehabisan tenaga dan risiko geopolitik yang belum mereda kemungkinan akan membatasi reli baru-baru ini," kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda, dikutip dari CoinDesk.

"Bitcoin tampaknya siap untuk berkonsolidasi dan bisa rentan terhadap penurunan menuju level US$ 44.500," tambah Moya.

Koreksinya pasar kripto terjadi di tengah sentimen cenderung negatif di pasar global pada Kamis kemarin hingga pagi hari ini.

Sentimen negatif pertama datang dari Amerika Serikat (AS), di mana data klaim pengangguran kembali naik pada pekan yang berakhir 27 Maret 2022.

Klaim pengangguran Negeri Paman Sam untuk periode pekan yang berakhir 27 Maret 2022 naik menjadi 202.000 klaim, dari pekan sebelumnya yang sebesar 188.000 klaim.

Masih dari AS, Biro Analisis Ekonomi Departemen Tenaga Kerja melaporkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditure/PCE) naik 6,4% secara tahunan pada Februari lalu. Hal ini menjadi kenaikan yang paling cepat sejak 1982.

Sementara sentimen negatif dari kripto sendiri datang dari Uni Eropa, di mana anggota parlemen Uni Eropa memilih mendukung langkah-langkah kontroversial untuk melarang transaksi kripto anonim.

Proposal dimaksudkan untuk memperluas persyaratan anti pencucian uang (AML) yang berlaku untuk pembayaran konvensional lebih dari EUR 1.000 (US$ 1.114) ke sektor kripto.

Investor juga terus memantau perkembangan terbaru dari konflik Rusia-Ukraina. Hingga saat ini, perang yang sempat membebani pasar keuangan dunia tersebut mulai memasuki babak baru, dengan Rusia dan Ukraina telah merundingkan upaya deeskalasi konflik.

Meski demikian, pasukan Rusia dan Ukraina masih bertempur pada hari Rabu di Kyiv, di mana bunyi gedebuk dan ledakan disebut terdengar hingga ke pusat kota.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tiba-tiba Terbang! Bitcoin Cs Balik Arah, Borong Koin Murah


(chd/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading