Wow! Sutiadi Widjaja Borong Saham RDTX Rp 313,9 M

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
23 March 2022 16:41
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: IHSG Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sutiadi Widjaja diketahui telah membeli sebanyak 46.852.500 lembar saham PT Roda Vivatex Tbk (RDTX). Transaksi dilakukan pada 21 Maret 2022 di harga 6.700 per lembar.

Dengan demikian,nilai transaksinya mencapai Rp 313,9 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (23/3/2022), pasca transaksi tersebut, kepemilikan saham Sutiadi Widjaja atas saham RDTX naik dari 6,05% jadi 23,48%.  


Berdasarkan laporan keuangan RDTX, Sutiadi pernah menggenggam saham RDTX sebanyak 28.274.000 lembar atau 10,52% per akhir 2020. Namun, per 30 September 2021, Sutiadi tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham.

Setidaknya pada periode Oktober-Desember 2021, Sutiadi tercatat beberapa kali membeli kembali saham RDTX. Terakhir pada 7 Desember 2021, Sutiadi membeli 150.000 lembar saham RDTX di harga Rp 7.000 per lembar. Kala itu jumlah saham miliknya naik dari 5,99% menjadi 6,05%.

Masih berdasarkan keterbukaan informasi, Sutiadi Widjaja diketahui merupakan Direktur dari PT Geno Intiperkasa.

Pada tanggal 21 Maret 2022, Geno Intiperkasa menjual 93.135.900 lembar saham RDTX di harga 6.700 per lembar. Pasca transaksi, total kepemilikan saham di RDTX berkurang dari 37,24% menjadi tinggal 2,59%.

Dengan demikian, bisa dibilang kepemilikan saham Sutiadi Widjaja atas saham RDTX kini menjadi kepemilikan langsung, tidak melalui PT Geno Intiperkasa lagi. 

Adapun berdasarkan laporan keuangan, RDTX berdomisili di Jakarta dengan pabrik berlokasi di Jl. Pahlawan Km 1, Citeureup, Bogor. Kantor pusat Perseroan beralamat di Menara Standard Chartered Lt. 32, Jl. Prof. Dr. Satrio No. 164, Jakarta Selatan.

Perseroan mulai berproduksi secara komersial usaha industri tekstil (kain) pada tahun 1983 dan saat ini kegiatan-kegiatan usaha industri tekstil (kain) telah dihentikan operasinya terhitung sejak Juli 2014.

Saat ini aktivitas Perseroan meliputi investasi dalam saham entitas anak yang bergerak dalam bidang penyewaan ruang perkantoran. 


[Gambas:Video CNBC]

(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Baca Juga
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading