BNI Bagikan Dividen Rp 2,72 T atau 25% dari Laba 2021

Market - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
15 March 2022 17:09
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (Tangkapan layar zoom)

Jakarta, CNBC Indonesia - RUPS Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tahun buku 2021 menyetujui pembagian dividen 25% dari laba bersih tahun 2021 atau setara Rp 2,72 triliun untuk dibagikan sebagai dividen tunai ke pemegang saham.

Dengan memperhatikan komposisi saham milik pemerintah 60%, maka BNI menyetorkan dividen senilai Rp 1,63 triliun ke kas umum negara. Sementara itu yang kepemilikan 40% publik nilainya Rp 1,09 triliun akan diberikan ke pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikan masing-masing.

"Nilai dividen 2021 kali ini naik 3,3 kali lipat dari dividen tahun lalu yang sebesar Rp 820 miliar. Dengan demikian nilai dividen per lembar kali ini Rp 146, naik 3 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 44," ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam konferensi pers usai RUPST, Selasa (15/3/2022).


Royke melanjutkan, tahun lalu pemerintah mendapat dividen Rp 492 miliar ke rekening kas umum negara dan publik mendapat Rp 327 miliar.

Adapun sebesar 75% dari laba perseroan atau nilainya Rp 8,17 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha BNI ke depan.

Untuk diketahui, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk secara konsolidasian senilai Rp 10,89 triliun sepanjang tahun 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BNI Gelar RUPST 15 Maret, Berapa ya Keputusan Dividennya?


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading