MARKET DATA

Rupiah Tak Goyang Saat Perang, Akankah Berlangsung Lama?

MAIKEL JEFRIANDO,  CNBC Indonesia
09 March 2022 12:30
Rupiah Tak Goyang Saat Perang, Akankah Berlangsung Lama?
Foto: BI, Bank Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah tak goyang meskipun di tengah tingginya ketidakpastian global akibat perang Rusia dan Ukraina. Apakah ini akan bertahan lama?

"Meski saat ini kondisi masih terkendali, potensi risiko tekanan ke depan tetap perlu diwaspadai," kata Dody Budi Waluyo, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada CNBC Indonesia, Rabu (9/3/2022)

BI terus memantau ketat mengenai perkembangan dalam dan luar negeri. Khususnya dampak yang ditimbulkan akibat perang, seperti lonjakan harga minyak dunia dan berbagai komoditas lainnya.

Di samping itu juga arah kebijakan moneter negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Diperkirakan bulan ini Bank Sentral AS akan menaikan suku bunga acuan untuk merespons lonjakan inflasi.

"BI terus mengoptimalkan bauran kebijakan termasuk memperkuat kebijakan nilai tukar Rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar yang sejalan dengan mekanisme pasar dan fundamental ekonomi," jelasnya.

"BI juga terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam mendorong kredit/pembiayaan kepada pada sektor-sektor prioritas termasuk yang berorientasi ekspor sehingga memberikan pemasukan devisa," terang Dody.

(mij/mij) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp 17.000 Dolar Singapura Rp 13.000


Most Popular
Features