Siap-siap! Astra Bakal Bagikan Dividen Final Rp 194/saham

Market - Vega Aulia Pradipta, CNBC Indonesia
01 March 2022 10:34
Menara Astra (Dok Astra)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra International Tbk (ASII) berencana membagikan dividen final 2021 sebesar Rp 194 per saham, yang akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada bulan April 2022.

Sebelumnya pada Oktober 2021, perseroan telah membagikan dividen interim Rp 45 per saham.

Sehingga, dengan dividen final yang akan diusulkan tersebut dan dengan dividen interim yang telah dibagikan, akan menjadikan total dividen pada tahun 2021 sebesar Rp 239 per saham.


Angka dividen itu meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 2020, ASII membagikan dividen interim Rp 27 per saham dan dividen final Rp 87 per saham, sehingga total dividen pada tahun 2020 lalu sebesar Rp 114 per saham.

Seperti diketahui, perseroan membukukan Rp 20,2 triliun laba bersih sepanjang 2021, naik 25% dari Rp 16,16 triliun pada 2020.

Pendapatan bersih tercatat sebesar Rp 233,48 triliun pada 2021, meningkat 33% dari Rp 175,05 triliun pada 2020. 

Grup memperoleh keuntungan dari penjualan sahamnya di Bank Permata pada tahun 2020, dan jika tidak memperhitungkan keuntungan dari penjualan saham Bank Permata tersebut, laba bersih Grup pada tahun 2021 meningkat 96%.

Hal ini terutama disebabkan pelonggaran upaya pencegahan pandemi, yang mendorong kinerja yang lebih baik dari semua bisnis Grup, khususnya divisi otomotif, alat berat dan pertambangan, serta jasa keuangan.

"Laba bersih pada tahun 2021 hanya 7% lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2019," ujar Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (1/3/2022). 

Djony mengatakan Grup mencatatkan kinerja yang baik pada tahun 2021, terutama didorong oleh peningkatan penjualan di divisi otomotif, yang didukung oleh insentif pajak barang mewah sementara dari Pemerintah, dan harga komoditas yang lebih tinggi.

"Perekonomian Indonesia telah menunjukkan peningkatan sepanjang tahun 2021, namun Grup diperkirakan akan tetap menghadapi tantangan dari situasi pandemi yang masih berlangsung. Dengan posisi keuangan yang kuat, Grup akan terus fokus mencari peluang bisnis baru untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," tutupnya. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Setelah Sayurbox-Halodoc, Grup Astra Bidik Investasi Ini


(vap/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading