Ekonomi Global Masih Lesu, Diramal Bisa Tumbuh 4,4% di 2022

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 February 2022 14:22
Gubernur BI Perry Warjiyo Saat Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Februari 2022. (Tangkapan Layar via Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi global masih cukup bergerak lesu di tengah pandemi Covid-19 yang masih merajalela. Periode pemulihan masih akan berlangsung sehingga ekonomi global masih akan tumbuh di bawah 5%.

"Perekonomian global pada 2022 diprakirakan dari proyeksi kami di 4,4%," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG Februari 2022, Kamis (10/2/2022).

Menurut Perry, realisasi pertumbuhan ekonomi pada 2021 di kawasan Eropa dan China sudah menunjukkan perbaikan. Sementara volume perdagangan dan harga komoditas masih akan meningkat sehingga menopang prospek ekspor negara berkembang. "Termasuk Indonesia," terang Perry.

Perry melihat juga perekonomian global akan terus membaik seiring dengan penanganan Covid-19. Di mana, Perry melihat proses vaksinasi masih digencarkan di seluruh dunia.

"Pemulihan ekonomi global berlanjut didukung percepatan vaksinasi serta berlanjutnya kebijakan fiskal yang ekspansif," tegas Perry.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BI Ramal Kredit Bank Bisa Tumbuh Hingga 8% pada 2022


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading