Beli Emas Jangan Ditunda-tunda, Besok Harga Bisa Naik!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
07 February 2022 06:40
Masyarakat mengunjungi bazzar emas di kantor pusat pegadaian, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).

Setiap hari Jumat, Pegadaian selalu menyelenggarakan lelang emas. Biasanya, ada beberapa barang yang turut dilelang, seperti barang elektronik hingga kendaraan. 

Namun berdasarkan pantauan, yang paling dikerubungi adalah perhiasan emas dengan harga mencapai Rp 9 juta.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap ekonomi membuat banyak orang menggadaikan barang berharga guna memenuhi kebutuhan yang mendesak.

Pegadaian mencatat investasi masyarakat dalam bentuk emas mencapai 2,1 ton pada tahun lalu. Hingga kini, investasi tabungan emas sudah dimiliki 1,4 juta penabung. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan pagi ini. Tren positif masih belum lepas dari harga sang logam mulia.

Pada Senin (7/2/2022), harga emas dunia di pasar spot tercatat S$ 1.809,24/troy ons. Naik 0,1% dari posisi akhir pekan lalu.

Harga emas masih setia di jalur pendakian. Dalam sepekan terakhir, harga aset ini naik 1,03% secara point-to-point.


Ke depan, bagaimanakah prospek harga emas? Apakah masih bisa naik lagi?

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan ruang kenaikan harga emas masih terbuka. Dia menilai harga emas akan menembus titik resistance US$ 1.808/troy ons. Selepas itu, harga akan melanjutkan kenaikan menuju US$ 1.816-1.825/troy ons.

xauSumber: Reuters

"Kita sedang berada di gelombang ketiga kenaikan harga emas dari titik terendahnya di US$ 1.684,37/troy ons. Gelombang C ini menyediakan target harga di US$ 1.827/troy ons. Namun sepertinya target harga akan berada di rentang US$ 1.816-1.825/troy ons," papar Wang dalam risetnya.

Melihat grafik harian, lanjut Wang, harga emas sepertinya akan bertahan di atas US$ 1.803/troy ons. Ini membuka jalan menuju US$ 1.831/troy ons.

"Pergerakan harga menunjukkan dukungan yang kuat ke arah uptrend. Rasanya harga emas belum akan menguji titik support US$ 1.797/troy ons," demikian Wang.

xauSumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Kalah Sama Dolar, Emas Tumbang ke Level Terendah 2 Bulan!


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading