Garuda Harus Selamat! Investor Baru akan Segera Masuk

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
18 January 2022 10:25
(foto: garuda-indonesia.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten maskapai penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyatakan bakal kedatangan investor baru melalui skema penambahan modal perseroan dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan penambahan modal ini baru bisa dilakukan setelah proses homologasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) Garuda selesai.

"Tentu saja ini domain pemegang saham. Kami sedang membicarakan dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan mengenai kemungkinan [rights issue], dan tampaknya harus, pemegang saham meng-inject dana ke Garuda setelah proses homologasi PKPU ini," kata Irfan, kepada CNBC Indonesia, Selasa (18/1/2022).


Irfan menambahkan, penambahan modal tersebuut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) selanjutnya.

Namun, dia mengungkapkan, penambahan modal dengan masuknya investor baru tersebut akan mengubah strukur kepemilikan saham emiten maskapai BUMN bersandi GIAA ini.

"Kami terus diskusi dengan pemegang saham mengenai adanya investor baru terhadap Garuda. Ini akan mempengaruhi struktur kepemilikan saham Garuda," katanya.

Sebelumnya, pengusaha nasional yang juga Chairman CT Corp, Chairul Tanjung sebagai salah satu pemegang saham Garuda siap menambah modal jika proses restrukturisasi selesai dijalankan.

"Kalau selesai rencananya kami akan menambah modal untuk memperkuat," ungkap CT di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/1/2022).

CT mengatakan, saat ini proses restrukturisasi Garuda masih terus berlangsung. Hampir seluruh kreditur siap mengikuti proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) perseron. Kendati ada beberapa kreditur dari pihak lesor belum sepakat.

"Garuda dalam proses restrukturisasi, kita tunggu saja. Yang masih maju mundur itu dari lesor," tuturnya usai menggelar konferensi pers tentang rights issue BBHI di gedung BEI, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, tidak lama lagi proses restrukturisasi tersebut akan selesai. Sehingga, eksekusi penambahan modal bisa segera dilakukan untuk menyelamatkan Garuda.

Tak hanya menambah modal, nantinya, kata CT, juga akan ada investor strategis baru yang juga akan masuk ke Garuda Indonesia. Diperkirakan investor strategis itu berupa maskapai.

"Itu kan pembicaraan antara pemerintah dengan kami. Nanti rencananya kami akan undang investor strategis itu dalam tahap pembicaraan," tuturnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terungkap! Utang Garuda ke Anak BUMN Ini Rp 600 M Lebih


(sys/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading