Mau Investasi Emas? Cek Dulu Untung Ruginya

Market - dhf & Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
17 January 2022 12:15
FILE PHOTO: A worker places gold coins on display at Hatton Garden Metals precious metal dealers in London, Britain July 21, 2015. REUTERS/Neil Hall/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Artis sekaligus pengusaha Raffi Ahmad mengaku enggan berinvestasi di dua aset, salah satunya adalah emas.

Pria yang dijuluki Sultan Andara itu megatakan investasi emas tidak cocok untuk dirinya yang 'gak sabaran'.

"Saya ini tidak sabar. Kalau bisnis, harus ada itung-itungannya yang cepat," ungkap Raffi kepada CNBC Indonesia beberapa waktu yang lalu.


Well, setiap orang memang memiliki profil risikonya masing-masing. Jadi pemilihan terhadap aset yang cocok dengan profil risiko diri sendiri adalah langkah penting untuk memulai investasi. 

Sekadar informasi, profil risiko investasi ada tiga yaitu konservatif atau penghindar risiko tinggi, moderat, dan agresif atau risk taker. Profil risiko pun bisa diukur dengan survei yang saat ini kamu bisa lakukan dengan mudah di berbagai situs internet.

Bagi kalian yang memiliki profil risiko konservatif atau pemula di dunia investasi, emas adalah salah satu aset yang pas. Lantas, apa untung dan rugi investasi emas?

Keuntungan Investasi Emas

1. Mudah Dicairkan

Keuntungan pertama dari berinvestasi emas adalah mudah dicairkan. Artinya, gampang dijual ketika keadaan mendesak dan membutuhkan uang tunai.

Emas bisa dijual dengan mudah di mana saja tergantung aset yang kalian miliki. Jika berupa perhiasan, bisa dijual ke toko emas. Sedangkan emas batangan bisa digadai atau dijual di pegadaian. Antam, atau toko emas.

Apalagi jika memiliki aset emas online, tinggal beberapa 'klik' bisa langsung dicairkan dan mendapat uang tunai dengan mudah dan cepat.

2. Emas Sebagai Lindung Nilai

Emas digunakan sebagai aset lindung nilai dari ketidakpastian ekonomi. Emas memiliki pergerakan harga yang stabil dan minim risiko sehingga cocok sebagai aset lindung nilai.

Ketika ada krisis, emas akan dilirik oleh para investor sebagai tempat untuk melindungi asetnya.

Emas juga memiliki fungsi sebagai lindung nilai ketika inflasi melonjak tinggi. Ketika inflasi tinggi, nilai uang kehilangan nilainya. Namun berbeda dengan emas yang memiliki nilai stabil sehingga tidak terpengaruh oleh inflasi yang tinggi.

3. Sebagai Diversifikasi

Kalian harus selalu ingat "don't put your eggs in one basket" dalam berinvestasu. Artinya dalam investasi perlu diversifikasi dan tidak terpaku pada satu aset saja.

Emas bisa jadi pilihan diversifikasi investasi yang baik. Ini karena emas memiliki nilai yang stabil namun terus meningkat.

Selain itu, pergerakan harga emas juga biasanya berlawanan dengan aset investasi yang memiliki risiko tinggi seperti saham, mata uang dolar, dan imbal hasil obligasi. Jadi, saat aset berisiko tersbut anjlok investasi bisa ditopang oleh emas.

Diversifikasi perlu dilakukan agar dapat menjaga nilai total investasi dari kejadian ekonomi yang tidak terduga dan berpotensi merugikan.

4. Harga Cenderung Meningkat

Emas adalah logam mulia yang semakin terbatas pasokannya sementara permintaan emas di berbagai produk tetap tinggi. Kelangkaan ini yang membuat harga emas akan terus meningkat dalam jangka panjang.

Kerugian Investasi Emas

1. Tidak Ada Passive Income

Berbeda dengan aset investasi lainnya seperti saham, deposito maupun surat utang atau obligasi, emas tidak memiliki dividen, bunga atau kupon. Keuntungan dari investasi emas didapatkan hanya dari penjualannya saja.

Jika harga emas naik sehingga harga jual berada lebih tinggi dari harga beli, maka akan menghasilkan keuntungan.

2. Perlu Tempat Penyimpanan Fisik

Emas adalah logam mulia yang memiliki nilai tinggi. Bentuk fisik emas beragam dari batangan hingga perhiasan.

Karena nilai yang tinggi itu emas perlu dijaga dan disimpan yang aman. dari itu setelah membeli emas, maka perlu disimpan di tempat yang aman. Bisa menyimpan sendiri dengan aman di brankas atau bisa menitipkan kepada pihak lain seperti di pegadaian, bank, atau Antam.

Baik sendiri maupun dititipkan kepada pihak lain, kalian perlu mengeluarkan kocek untuk menyimpan emas.

3. Biaya Titip Emas dan Administrasi

Walaupun bentuknya adalah emas online, tetap ada biaya jasa titip emas. Biasanya biaya penitipan emas dikenakan per tahun. Sedangkan jumlah biaya penitipan tergantung penyedia.

Investasi emas dengan beragam manfaat bisa jadi pilihan untuk para investor. Investasi emas bisa untuk menabung jangka panjang, melindungi aset dari krisis, atau sekadar diversifikasi.

Sehingga investasi di logam mulia bisa sangat pas bagi investor pemula serta individu di berbagai lapisan umur.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Krisis Energi Bikin Waswas, Investasi Emas atau Bitcoin ya?


(ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading