Aset Kripto Mulai Berani Nanjak, Meski Dibayangi Omicron

Market - chd, CNBC Indonesia
09 December 2021 11:20
Ilustrasi Cryptocurrency (Photo by Art Rachen on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga mata uang kripto (cryptocurrency) berkapitalisasi pasar besar (big cap) terpantau kembali menguat pada perdagangan Kamis (9/12/2021), di mana investor terus bertaruh bahwa dampak varian omicron tidak akan memberikan ancaman mengerikan seperti yang diperkirakan banyak orang sebelumnya.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:20 WIB, beberapa kripto menguat cenderung tipis di bawah 1% pada hari ini. Hanya bitcoin yang masih terkoreksi cenderung tipis pada pagi hari ini dan polkadot yang juga terkoreksi lebih dari 1%.

Bitcoin terkoreksi 0,43% ke level harga US$ 50.307,22/koin atau setara dengan Rp 719.393.246/koin (asumsi kurs hari ini Rp 14.300/US$) dan polkadot melemah 1,21% ke level US$ 29,48/koin atau Rp 421.564/koin.


Sedangkan sisanya terpantau diperdagangkan di zona hijau pada pagi hari ini. Ethereum menguat 2,21% ke level US$ 4.417,73/koin atau Rp 63.173.539/koin, binance coin melonjak 5,52% ke US$ 607,36/koin (Rp 8.685.248/koin), XRP melesat 5,19% ke US$ 0,8592/koin (Rp 12.287/koin), dan terra meroket 7,24% ke US$ 74,26/koin (Rp 1.061.918/koin).

Berikut pergerakan 10 kripto besar berdasarkan kapitalisasi pasarnya pada hari ini.

Kripto

Bitcoin cenderung kembali bertahan di kisaran level US$ 50.000 pada pagi hari ini, karena investor terus berusaha untuk membalikkan beberapa kerugian pada akhir pekan lalu.

Beberapa trader jangka pendek pun mengambil posisi buy on dip atau membeli di saat harga turun. Sementara, trader lainnya tetap berhati-hati setidaknya hingga Januari tahun depan.

Investor kripto juga mengamati dengan cermat pernyataan para eksekutif dari enam perusahaan pertukaran kripto besar, di mana mereka berbagi pendapat dengan Komite Layanan Keuangan DPR Amerika Serikat (AS) terkait peraturan kripto.

Keenam eksekutif perusahaan pertukaran kripto besar tersebut yakni Circle, FTX, Bitfury, Paxos, Stellar Development, dan Coinbase.

Sebelumnya pada Rabu (8/12/2021), Komite Layanan Keuangan DPR AS mengundang para eksekutif dari enam perusahaan pertukaran kripto besar di dunia dalam sidang kongres tentang mata uang digital dan stablecoin.

Sidang tersebut berfokus pada penyusunan kerangka kerja keamanan, sifat anonim dari transaksi kripto, dan bagaimana Kongres dapat memasukkan aset digital ke dalam standar peraturan yang ada.

Investor juga kembali memburu aset kripto pada hari ini, meskipun mereka masih memburu secara bertahap. Pelaku pasar global terus memantau perkembangan terbaru seputaran virus corona (Covid-19) varian Omicron.

Mereka juga terus bertaruh bahwa dampak varian omicron tidak akan memberikan ancaman mengerikan seperti yang diperkirakan banyak orang sebelumnya.

Sentimen positif datang dari AS, di mana Pfizer dan BioNTech mengatakan tiga dosis vaksin mereka efektif untuk menetralkan varian Omicron, berdasarkan hasil tes laboratorium yang dijalankan sendiri. Mereka juga mengatakan dua dosis masih dapat melindungi terhadap penyakit parah akibat Covid-19.

Sebenarnya, sebelum Pizer merilis keterangan terkait keampuhan vaksinnya, banyak investor yang sudah mengantisipasi bahwa varian baru akan dapat 'dijinakkan'.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bitcoin-Ethereum Drop, Harga Dogecoin-Shiba Inu Hijau!


(chd/chd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading