Cek 5 Saham Paling Aktif Pekan Lalu, Satu Bangkit Dari Kubur

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
15 November 2021 14:43
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).  Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada perdagangan minggu lalu (8-12 November 2021) bursa mencatatkan kinerja positif. Pekan lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor harga tertinggi di level 6.714,158 pada hari Jumat (12/11), sebelum terkoreksi dan ditutup di zona merah pada akhir perdagangan.

Meski tidak mampu bertahan lama di puncak, IHSG berhasil menguat 1,05% ke level 6.651,054.

Investor asing tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) hingga mencapai Rp 1,94 triliun di pasar reguler.


Namun di pasar tunai dan negosiasi, asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 2,03 triliun. Sehingga jika ditotal, maka asing mencatatkan net sell sebesar Rp 91,48 miliar pada pekan ini.

Frekuensi perdagangan saham di bursa mencapai 6,21 juta kali, meningkat dari pekan sebelumnya sebesar 5,99 juta kali dengan total volume perdagangan mencapai 132,59 miliar saham.

Pekan lalu, nilai transaksi IHSG mencapai Rp 58,83 triliun, naik 5,18% dari pekan sebelumnya di angka Rp 55,93 triliun. Sehingga rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pun meningkat menjadi Rp 11,76 triliun.

Berikut adalah lima emiten paling aktif berpindah tangan dan ditransaksikan oleh investor sepanjang minggu lalu.

1. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO)

Emiten yang bergerak dalam bidang usaha budidaya perairan ini menjadi saham yang paling aktif berpindah tangan. Dalam sepekan sahan ini diperdagangkan sebanyak 143,873 kali, dengan volume perdagangan 39,59 miliar saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 2,14 triliun.

Sepanjang pekan lalu, saham CPRO bangkit dari 'kubur' dan tercatat melonjak 40% ke level Rp 70 per saham setelah dalam 3 tahun relatif tidak bergerak di harga Rp 50 per saham. kapitalisasi pasar Rp 4,11 triliun.

2. PT Bank Jago Tbk (ARTO)

Emiten perbankan digital milik Jerry Ng yang tergabung dalam ekosistem Gojek ini diperdagangkan sebanyak 106,067 kali pekan lalu. Dengan volume perdagangan 199 juta saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 3,17 triliun.

Dalam sepekan saham ARTO tercatat menguat 2,14% ke level Rp 15.500 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 214,77 triliun.

3. PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK)

Emiten penunjang operasi industri pertambangan yang beberapa bulan lalu baru diakuisisi oleh pihak swasta diperdagangkan sebanyak 88,318 kali pekan lalu.

Dengan volume perdagangan 1,10 miliar saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 198,28 miliar. Dalam sepekan saham 'receh' ini naik 28,17% ke level Rp 182 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 109,20 miliar.

4. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)

Emiten telekomunikasi Grup Sinar Mas ini dalam sepekan diperdagangkan sebanyak 87,991 kali, dengan volume perdagangan 8,15 miliar saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 913,23 miliar.

Sepanjang pekan lalu, saham FREN tercatat turun tipis 6,54% ke level Rp 114 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 34,20 triliun.

5. PT Bank Ganesha Tbk (BGTG)

Data BEI mencatat emiten bank mini ini sahamnya berpindah tangan sebanyak 85,768 kali pekan lalu. Dengan volume perdagangan 1,53 miliar saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 344,32 miliar.

Dalam sepekan saham emiten BGTG menguat 13,84% ke level Rp 222 per saham dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 2,55 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(fsd/fsd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading