Ini Trik BI Jadikan QR Code Indonesia Makin Meluas

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
03 November 2021 20:12
Dompet elektronik milik Gojek, GoPay memperdalam kerja sama dengan organisasi muslim terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, dalam bidang donasi non-tunai melalui implementasi QRIS dari Bank Indonesia di Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (KOIN NU). (Ist)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mengumumkan, jumlah pengguna QRIS (QR Code Indonesian Standard) sebagai kanal pembayaran digital telah mencapai 12 juta merchant. Terbaru, BI akan menerapkan QRIS di 600.000 masjid di Indonesia.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta mengungkapkan, hingga 3 November 2021 dari 12 juta merchant yang terdaftar dalam layanan QRIS, didominasi oleh UMKM.

"Kita lihat usaha mikro kecil (UMKM) pangsanya 88% dari 12 juta. Mayoritas mikro kecil. Saat ini mikro menengahnya mulai berkembang," ujarnya dalam bincang dengan media, Rabu (3/11/2021).


Penggunaan QRIS ke depan, kata Filianingsih juga akan diperluas. Saat ini, BI sudah menjalin kerjasama dengan berbagai Kementerian untuk memanfaatkan QRIS dalam mendukung program-program di Kementerian.

Filianingsih menceritakan, misalnya saja saat ini dengan Kementerian Agama, kedua lembaga ini akan bekerjasama untuk melakukan digitalisasi di rumah-rumah ibadah, seperti Masjid.

"Kemarin sudah ada tanda tangan dengan Dewan Masjid Indonesia. Akan QRIS-kan 600.000 masjid. Juga dengan Gereja, Vihara, dan Pura," ujarnya.

Selain mendorong lebih banyak lagi UMKM pengguna QRIS, Filianingsih mengatakan BI juga fokus menggarap dari sisi demand atau masyarakat pengguna. Saat ini penggunaan QRIS sudah dimanfaatkan di berbagai platform e-commerce serta program-program pemerintah.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading