Minggir Dulu! Saham Allo Bank Meroket Sendirian, Borong?

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
03 November 2021 13:13
Allo Bank

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham bank digital milik pengusaha nasional Chairul Tanjung, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) berhasil melesat pada perdagangan sesi I, di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 0,48% setelah 2 hari terakhir berada di zona merah.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan sesi I Rabu (3/11), BBHI tercatat memimpin kenaikan saham emiten bank digital dengan kenaikan 6,72% ke level Rp 6.350 per saham.

Nilai transaksi mencapai Rp 24 miliar dan volume perdagangan mencapai 8 juta saham.


Di tengah penguatan ini, investor asing melakukan jual bersih (net sell) senilai Rp 3,72 miliar di pasar reguler.

Dengan ini, dalam sepekan, saham BBHI tumbuh 6,28%, sedangkan dalam sebulan melonjak 77,37%. Adapun secara year to date (ytd) atau sejak awal tahun, saham BBHI meroket 2.839%.

Nilai kapitalisasi pasar Bank Allo yang dulu bernama Bank Harda Internasional kini tercatat mencapai Rp 74,19 triliun.

Katalis positif yang mengerek harga saham BBHI akhir-akhir ini ada tiga hal.

Pertama adalah diperolehnya izin sebagai bank dengan layanan digital onboarding oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua, terbitnya cetak biru perbankan digital OJK dan yang ketiga disetujuinya rencana penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Jumat (15/10).

Sementara itu empat emiten bank digital lain juga mengalami ikut mengalami kenaikan tipis, dengan harga saham keempat emiten meningkat kurang dari 1,10%.

Berikut ini tabel kinerja saham-saham bank digital pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Rabu (3/11/2021).

Berdasarkan daftar di atas, selain saham BBHI tercatat empat bank digital lainnya juga mengalami kenaikan, akan tetapi besaran persentase kenaikannya di bawah Bank Allo.

Keempat saham lain yang ikut naik adalah Bank Neo Commerce (BBYB) menguat tipis 1,08%, Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (GRO) naik 0,99%, Bank MNC Internasional (BABP) naik 0,94% dan terakhir PT Bank Jago (ARTO) yang naik 0,49%.

Adapun tiga bank digital lainnya tercatat mengalami koreksi bervariasi mulai dari 0,54% hingga yang paling dalam dialami oleh perbankan digital yang bekerja sama dengan jaringan ritel Alfamart, yakni Bank Aladin Syariah (BANK) yang pada perdagangan hari ini tertekan 0,81%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Digadang Jadi The Next ARTO, Begini Analisis Saham Allo Bank


(fsd/fsd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading