Gubernur BI: Rupiah Akan Terus Menguat!

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
27 October 2021 14:58
Pengumuman hasil rapat dewan Gubernur bulanan Oktober 2021 cakupan triwulanan, Selasa (19/10/2021). (Tangkapan layar youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan di tengah fundamental ekonomi yang terjaga saat ini, rupiah diperkirakan akan terus menguat.

"Sekarang Alhamdulillah nilai tukar rupiah cenderung menguat dan akan terus menguat, karena fundamental kita, defisit transaksi berjalan sangat rendah," jelas Perry dalam konferensi pers KSSK, Rabu (27/10/2021).


Untuk diketahui, pada Rabu (27/10/2021) pada pukul 11.45 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.175 di pasar spot. Rupiah melemah 0,18% dibandingkan dengan penutupan perdagangan Selasa. Sebelumnya, rupiah melemah nyaris ke Rp 14.200/US$.

Perry juga menjelaskan, perekonomian Indonesia sudah jauh lebih baik yang tercermin dari kondisi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang sangat rendah. Diperkirakan akhir tahun ini cad mencapai 0% hingga 0,8%, begitu juga tahun depan.

"Sehingga tekanan-tekanan fundamentalnya jauh lebih rendah," ujarnya.

Adapun pemulihan ekonomi dunia diperkirakan akan tetap berlanjut pada 2022, meskipun dampak dari gangguan rantai pasokan dan keterbatasan energi perlu tetap diwaspadai.

Dari sisi domestik, perbaikan ekonomi tetap berlanjut. Pada Kuartal III-2021, kinerja perekonomian diperkirakan terus membaik, didukung kinerja ekspor yang tetap tinggi, serta aktivitas konsumsi dan investasi yang kembali meningkat sejalan pelonggaran mobilitas.

Perry mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan terus membaik hingga triwulan IV sehingga keseluruhan 2021 tetap berada dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia pada 3,5%-4,3%.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading