Bahaya Ini! Harga Sawit Mau Nyusruk...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
27 October 2021 10:19
Pekerja mengangkut kelapa sawit kedalam jip di Perkebunan sawit di kawasan Candali Bogor, Jawa Barat, Senin (13/9/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) turun lumayan tajam pada perdagangan pagi ini. Ke depan, bagaimana prospek harga CPO?

Pada Rabu (27/10/2021) pukul 09:54 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.943/ton. Berkurang 1,36% dibandingkan hari sebelumnya.

Aura ambil untung (profit taking) kuat menyelimuti harga CPO. Maklum, harga komoditas ini melesat 11,15% dalam sebulan terakhir. Sejak akhir 2020 (year-to-date), harga meroket 37,31%.


Oleh karena itu, tentu akan tiba masanya investor ingin merealisasikan keuntungan. Saat ini terjadi, kontrak CPO akan terpapar tekanan jual sehingga harganya turun.

Selain itu, koreksi harga minyak bumi juga ikut membebani harga CPO. Pada pukul 09:56 WIB, harga minyak jenis brent dan light sweet turun masing-masing 0,42% dan 0,56%.

Saat harga minyak bumi turun, insentif untuk beralih ke CPO (yang bisa digunakan sebagai bahan baku biofuel) menjadi berkurang. CPO menjadi kurang 'seksi'.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga CPO akan menjadi tren koreksi. Dia menilai harga CPO akan menguji target support MYR 4.816/ton.

Sementara titik resistance diperkirakan di MYR 5.048/ton. Jika tertembus, maka harga CPO bisa melanjutkan kenaikan menuju MYR 5.187-5.274/ton.

Akan tetapi, demikian Wang, rasanya adalah tren bearish yang akan menaungi harga CPO. Pola doji yang terbentuk kemarin di kisaran MYR 5.024/ton mengindikasikan dorongan bullish kurang kuat. Penurunan harga menuju MYR 4.878/ton lebih mungkin terjadi.

cpoSumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading