Wall Street Dibuka Hijau, Siap Cetak Rekor Baru

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
25 October 2021 21:07
Markets Wall Street. (AP/Courtney Crow)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (25/10/2021), setelah Dow Jones menutup pekan lalu dengan rekor tertinggi yang ketiga berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average menghijau pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan selang 30 menit menjadi 44,7 poin (-0,13%) ke 35.721,73. Indeks S&P 500 bertambah 5,9 poin (+0,13%) ke 4.550,82. Nasdaq tumbuh 38,4 poin (+0,25%) ke 15.128,63.

Sepanjang pekan lalu, Dow Jones menguat lebih dari 1% ke rekor tertinggi baru. Indeks S&P melompat 1,7%. Menurut Refinitiv, 84% dari 117 konstituen indeks S&p 500 yang sudah merilis kinerja keuangannya mencetak laba bersih di atas estimasi pasar per kuartal III-2021. Rata-rata pertumbuhan laba bersih mereka sebesar 35%.


"Kenaikan laba bersih mengangkat semua perahu dan menjadi bahan bakar tambahan bagi pasar," tutur Anu Gaggar, Perencana Investasi Global Commonwealth Financial Network, seperti CNBC International.

Beberapa emiten unggulan yang akan merilis kinerja keuangannya pekan ini adalah Facebook, Alphabet, Microsoft, Amazon dan Apple. Sepertiga emiten konstituen Dow Jones juga akan merilis kinerjanya pekan ini seperti Caterpillar, Coca-Cola, Boeing dan McDonald's.

Microsoft dan Amazon menguat di sesi awal pra-pembukaan. Saham Tesla, yang melaporkan rekor laba bersih dan pendapatan pekan lalu melompat 4% setelah Morgan Stanley mendongkrak target harga saham perseroan menjadi US$ 1.200, dari semula US$ 900.

Saham energi berpeluang menguat setelah harga kontrak berjangka (futures) minyak jenis West Texas Intermediate menyentuh level psikologis US$ 85/barel. Mayoritas indeks mencetak pertumbuhan kinerja solid pada Oktober. Dow Jones dan S&P 500 kompak menguat lebih dari 5%, sedangkan Nasdaq melesat 4,4% secara bulan berjalan.

Sektor energi sepanjang Oktober menjadi pemimpin reli dengan kenaikan sebesar 11% bulan ini. Indeks sektor manufaktur, real estate, material dan keuangan kompak menguat setidaknya sebesar 7% sepanjang periode tersebut.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dow Futures dkk Bergerak Mixed Jelang Rilis Data Tenaga Kerja


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading